Pilkada Kabupaten Sukabumi

Janji Paslon Bupati Sukabumi Iyos Zainul, Zero Pungli Rekruitmen Tenaga Kerja Hingga Perhatian Honorer

×

Janji Paslon Bupati Sukabumi Iyos Zainul, Zero Pungli Rekruitmen Tenaga Kerja Hingga Perhatian Honorer

Sebarkan artikel ini
Iyos Zainul
Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Sukabumi nomor urut 1 Iyos Somantri-Zainul saat debat terakhir di Bandung.

SUKABUMI – Debat terakhir pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Sukabumi yang digelar di Padjajaran Convention Centre, Sultan Raja Soreang, Kabupaten Bandung, pada Jumat (22/11) berlangsung sengit.

Para pendukung dua Paslon baik nomor urut 1 Iyos Somantri-Zainul maupun nomor urut 2 Asep Japar-Andreas memadati halaman hotel untuk memberikan dukungannya.

Bank bjb Tandamata

Wakil Sekretaris Tim Gabungan Iyos-Zainul, Ferry Gustaman mengatakan, sekitar 700 orang hadir untuk mendukung jagoannya. Mereka konvoi menggunakan 3 bus dan 30 an mobil pribadi dengan dikawal langsung Patwal.

“Alhamdulillah, hari ini kami mendatangkan sekitar 700 massa pendukung di luar Sultan Raja, tentu ini untuk mendukung pasangan calon nomor 1 pak Iyos dan pak Zainul,” ucap Ferry kepada radar Sukabumi.

Ferry memaparkan pasangan Iyos-Zainul lebih tampil percaya diri di dalam debat dan memaparkan visi misi dan semua program unggulan. Menurutnya pasangan nomor urut 1 menyampaikan gagasan mereka dengan gamblang dan tegas serta dapat menjawab kebutuhan masyarakat Sukabumi.

Adapun salah satu ide yang diangkat adalah program zero pungli tenaga kerja. Tujuannya bertujuan menghapus pungutan liar (pungli) bagi tenaga kerja yang ingin masuk ke perusahaan. “Pak Iyos dan pak Zainul dengan jelas menyampaikan ide zero pungli tenaga kerja. Jadi, nanti tidak akan ada lagi pungli – pungli bagi tenaga kerja atau buruh yang ingin masuk ke perusahaan,” ungkap Ferry.

Di sisi lain, Iyos-Zainul juga menyoroti isu tenaga honorer dengan komitmen untuk memperhatikan kesejahteraan mereka. “Mereka berkomitmen untuk berkolaborasi dengan pemerintah pusat dan daerah agar tenaga honorer diberdayakan. Tujuannya adalah mengangkat tenaga honorer menjadi P3K atau ASN di Kabupaten Sukabumi,” jelas Ferry.

Pun di bidang perikanan, pasangan ini juga memaparkan rencana pemberian asuransi nelayan dan subsidi bahan bakar minyak (BBM) bagi para nelayan. “Persoalan nelayan juga menjadi perhatian serius. Pak Iyos menyampaikan akan ada asuransi nelayan serta subsidi BBM yang sangat dibutuhkan masyarakat pesisir di Sukabumi,” papar Ferry.

Selain itu, beberapa program yang dinilai sangat dibutuhkan masyarakat Kabupaten Sukabumi saat ini. “Tentunya jelas, gamblang serta tegas beberapa program unggulan yang telah disampaikan Pak Iyos dalam debat,” tandasnya. (ris).