SUKABUMI — Di Pileg 2024 ini, PKB menjadi salah satu partai yang berhasil naik ‘pangkat’. Bagaimana tidak, pada Pileg 2019, PKB hanya mampu berada di urutan ‘buncit’. Yakni mendapat kursi terakhir untuk DPRD Provinsi Jawa Barat.
Namun pada Pileg 2024, PKB berhasil duduk di ranking dua. Menanggapi hasil tersebut, Ketua DPC PKB Kabupaten Sukabumi yang juga caleg terpilih untuk kursi DPRD Provinsi Jawa Barat, Hasim Adnan mengaku raihan tersebut sudah sesuai target.
“Secara keseluruhan ini sebuah pencapaian luar biasa,” ucapnya penuh bangga.
Diakuinya, sejak awal saat dirinya diberikan mandat sebagai Ketua DPC PKB Kabupaten Sukabumi, ada tugas khusus yang diberikan oleh DPW dan DPP. Yakni, merebut kursi DPR RI, menambah suara DPRD Provinsi dan menambah kursi DPRD Kabupaten Sukabumi.
“Mungkin yang sedikit meleset dari target ada di kursi DPRD. Dimana, kami menargetkan meraih delapan kursi. Tapi hari ini, kami hanya bisa meraih tujuh kursi. Artinya bertambah satu kursi. Tapi secara umum semua target tercapai,” akunya.
Ia juga mengaku ada beberapa evaluasi yang dilakukan di internal partai. Salah satunya, tidak simultannya suara DPRD Provinsi dengan dengan DPR RI dan DPRD kabupaten. Dimana, ada perbedaan sekitar 11 ribu suara antara suara DPRD Provinsi dengan DPR RI. Sedangkan dengan DPRD kabupaten, ada perbedaan tujuh ribu suara.
“Saat 2019, suara DPRD kabupaten dan DPR RI yang menopang suara DPRD Provinsi. Tapi di Pileg tahun ini sebaliknya,” lanjut Hasim.
Diluar itu semua, Hasim mengaku sangat berterimakasih kepada masyarakat Sukabumi yang telah menitipkan kepercayaan kepada PKB. Peningkatan suara PKB tidak terlepas dari kerja semua pihak, baik itu struktural dari mulai DPP, DPW, DPC hingga tingkat ranting.
“Tentunya doa orang tua dan semua pihak termasuk para alim ulama juga menjadi faktor yang mendongkrak suara PKB. Sekali lagi saya ucapkan terimakasi atas kepercayaan masyarakat kepada PKB. Kami berkomitmen, amanah ini akan kami jaga dengan baik. Sehingga, PKB bisa memberikan manfaat kepada masyarakat dan meneruskan perjuangan perubahan yang ‘digaungkan’ ketua umum kami (Muhaimin Iskandar),” tuturnya.(nur)






