POLITIK

Pengamat : Jokowi Sudah Jabat Presiden, Kenapa Harus Jadi Ketum Parpol

×

Pengamat : Jokowi Sudah Jabat Presiden, Kenapa Harus Jadi Ketum Parpol

Sebarkan artikel ini
Presiden Joko Widodo/Net
Presiden Joko Widodo/Net

JAKARTA — Kegiatan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pasca pensiun mulai mengemuka, bahkan diisukan akan menjadi Ketua Umum Partai Gerindra. Namun, hal demikian dipandang tidak tepat bagi seorang kepala negara yang sudah dua periode menjabat.

“Presiden itu jabatan paling paripurna di Republik Indonesia, ngapain lagi harus jadi ketum parpol,” ujar pengamat politik dari Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ), Subiran Paridamos, Sabtu (11/11).

Bank bjb Tandamata

Sosok yang kerap disapa Biran itu menilai, apabila Jokowi menjadi ketua umum (ketum) salah satu partai malah menimbulkan citra negatif bagi dirinya. Sebab, ada indikasi Jokowi haus kekuasaan dalam berpolitik, sehingga rela mengambil alih kepemimpinan suatu partai.

Terlebih, isinya Jokowi mengendorse Ketum Gerindra Prabowo Subianto menjadi capres, sampai-sampai menyodorkan putra sulungnya Gibran Rakabuming Raka sebagai cawapres.