JAKARTA— Publik berharap siapapun yang ditunjuk Presiden terpilih Prabowo sebagai menteri kabinet yang duduk dalam kabinetnya harus memiliki kompetensi, teruji integritas dan keilmuannya.
Berkembang wacana agar calon menteri menjalani uji kelayakan dan kepatutan. Atau calon menteri ini menjalani uji publik terkait rekam jejaknya agar presiden tidak asal tunjuk orang dalam kabinet.
Pakar Hukum Tata Negara, Profesor Sugianto, menilai usulan anggota DPR RI, Effendi Simbolon, terkait uji kelayakan bagai para calon menteri pada kabinet Prabowo-Gibran merupakan aspirasi dari warga negara.
“Tentunya publik berharap siapapun yang ditunjuk Presiden terpilih (Prabowo) memiliki kompetensi untuk menduduki jabatan menteri, teruji integritas dan keilmuannya,” kata Prof Sugianto, Sabtu (6/7).
Prof Sugianto menambahkan, usulan tersebut sah-sah saja, karena publik menginginkan rekam jejak calon pejabat negara memiliki kemampuan, wawasan, dan kepantasan yang sesuai kompetensi keilmuannya.
Menurutnya, uji publik terkait rekam jejak calon menteri agar presiden tidak asal tunjuk orang karena alasan balas jasa telah mendukung dan memenangkan dirinya di pilpres.





