Dedi menyampaikan aksi penertiban alat peraga kampanye Partai Gerindra serta pasangan Prabowo-Gibran di daerahnya itu adalah bentuk tanggung jawab terhadap lingkungan.
Ia berharap, ke depan tak ada lagi alat peraga kampanye yang mengotori jalan, apalagi ditempel dengan cara dipaku di pohon. “Jangan sampai pemilu itu jadi ajang lomba pasang banyak-banyakan pasang baliho yang justru menghilangkan estetika. Dan pembersihan APK ini adalah bagian demokrasi dan tanggung jawab kita,” katanya.(*)






