POLITIK

Duet Anies Cak Imin, Demokrat Kabupaten Sukabumi Kecewa

×

Duet Anies Cak Imin, Demokrat Kabupaten Sukabumi Kecewa

Sebarkan artikel ini
Duet Anies-Cak Imin

PALABUHANRATU – Kekecewaan juga dirasakan Ketua  Kabupaten Sukabumi Iman Adinugraha atas koalisi perubahan untuk persatuan yang tiba tiba ramai Muhaimin Iskandar sebagai bakal calon wakil presiden mendampingi Anies Baswedan pada pilres 2024 mendatang.

Bentuk kekecewaan ditunjukan DPC partai Demokrat Kabupaten Sukabumi yakni dengan akan menurunkan baliho baliho yang memuat gambar Anies Baswedan dengan ketum Demokrat Agus Harimurti Yudhiyono yang telah dipasang di sejumlah titik di Palabuhanratu.

Bank bjb Tandamata

Hal itu dilakukan kata Iman Adi Nugraha untuk mengikuti keputusan partai Demokrat pusat bahkan beberapa wilayah yang telah dan akan menurunkan baliho yang menampilkan foto ataupun gambar Anies Baswedan.

“Kita ngikutin intruksi pusat, kalau pusat sudah mentake down gitu, kita ikutin semua,” ujar Iman Adi Nugraha.

Dijelaskan Iman, heran dengan keputusan yang menurutnya diambil secara sepihak oleh ketua umum partai Nadem Surya Paloh dan juga Anis Baswedan, padahal sepenhetahuannya bakal calon wakil presiden dalam koalisi perubahan untuk persatuan tersebut yakni Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sesuai surat yang beredar dan diterima partai Demokrat.

“Kok aneh gitu, kalau koalisi kan diputuskan bareng-bareng, lagian kan sudah ada pres rilis itu detail pak Anies sudah bikin surat ke kita meminta ketum AHY sebagai Wapres baru 5 hari yang lalu,” jelasnya.

“Tapi tiba-tiba hari ini memutuskan Cak Imin, kan itu luar biasa, kan tidak ada konfirmasi apa-apa. Saya gak ngerti juga itu pak Surya Paloh gimana maunya, kita akan take down baliho gambar pak Anies,” imbuhnya.

Sementara itu ketua DPC Partai PKB Kabupaten Sukabumi Hasim Adnan mengaku masih menunggu intruksi selanjutnya dari jajaran DPP PKB pusat menyoal ketumnya ramai diperbincangkan menjadi bakal calon wakil presiden mendampingi Anis Baswedan.

“Kita menunggu intruksi selanjutnya dari DPP Pusat, kita mempunyai fungsi masing-masing, makanya kita nanti setia dengan intruksi dari DPP, apapun nanti keputusan DPP, pasti kita yang di bawah di DPC lebih (fatsun) apa yang nanti sudah diputuskan,” ungkap Hasim Adnan.

“Kalau kita di bawah sudah siap apapun nanti keputusannya, karena barisan sudah kita rapatkan, kendala situasi apapun nanti yang terjadi DPC Kabupaten Sukabumi sudah siap sedia,” ucapnya.

Pasalnya sejauh ini partai PKB, khususnya kabupaten Sukabumi merupakan salah satu partai yang secara infrastruktur sudah bisa mengantisipasi perubahan situasi apa pun yang ada di pusat atau nasional.

“Saya kira ini akan menjadi dinamika yang menarik kalau betul itu kejadian, apakah berpengaruh positif atau tidak, tentu baru akan bisa kita lihat setelah ada kejelasan nanti di nasional seperti apa,” bebernya.

“Kita hormati sikap temen-temen Demokrat, toh masing-masing kan punya otoritas, kita hargai pendapat itu. Kita lihat nanti, apakah betul seperti itu, kan masih dalam dinamika, kita juga gak mau terburu-buru, kita menunggu kejelasan dan bukti yang jelas dari Dewan Pimpinan Pusat PKB,” terangnya.