SUKABUMI – Fiskiyya Nardhina Al Khudri mengemban tugas penting untuk memajukan Garnita Malahayati di Sukabumi. Yaitu, sebuah organisasi sayap partai Nasdem yang berorientasi kepada kader partai wanita. Atau dapat disebut juga dengan Garda Wanita Nasdem.
Fiskiyya menyebutkan, Kongres Partai Nasdem 2024 yang digelar dari 25 hingga 27 Agustus hanya dihadiri oleh para ketua DPW Garda Wanita Partai Nasdem se-Indonesia. Dalam kesempatan tersebut, ia kebetulan ditunjuk sebagai Plt Ketua DPW Garda Wanita Partai Nasdem Jawa Barat.
“Maka DPP Garnita Malahayati memutuskan untuk memajukan kembali organisasi kita sebagai sayap partai. Sehingga keberadaan kita bisa lebih mendorong Partai NasDem agar lebih maju dan lebih besar terutama Garnita Malahayati ini adalah Rumah Perempuan Indonesia dan Ibunda Perubahan,” kata Fiskiyya kepada Radar Sukabumi, Minggu (1/9).
Ia mengungkapkan, Partai Nasdem pada hasil Pemilu 2024 berhasil meloloskan calon anggota legislatif perempuan lebih dari 30 persen. Hal tersebut menjadi motivasi bagi Garnita Malayahati untuk melakukan upaya-upaya lebih besar lagi. Salah satunya dengan Akademi Politik Perempuan.
“Lembaga ini akan dijadikan tempat bagi para perempuan Indonesia untuk belajar politik lebih berkualitas lagi. Sehingga itu menjadi kesempatan bagi kita untuk bisa belajar politik yang lebih baik,” ujar Fiskiyya.
Sebagai Ketua DPD Garda Wanita NasDem Kabupaten Sukabumi, Fiskiyya menegaskan akan mengikuti semua arahan DPP Garnita Malahayati untuk bisa membenahi, memperbaiki dan memperbaharui organisasi agar kedepannya lebih baik, maju dan lebih berkualitas lagi.
Hal tersebut berangkat dari semangat pembukaan UUD 1945 yang memandatkan bahwa negara berkewajiban melindungi segenap bangsa, memajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa.
“Oleh karena itu kami bersepakat membentuk Garnita Malahayati Nasdem. Kami sebagai perempuan berhimpun untuk membangun solidaritas sesama perempuan secara lintas golongan tanpa diskriminasi,” ujarnya.
Sedianya, ada enam poin yang merupakan prinsip dasar semangat terbentuknya Garnita Malayahati Nasdem. Salah satu poin penting yaitu menolak segala bentuk kekerasan dan ketidakadilan gender yang mengatasnamakan agama atau keyakinan, adat istiadat dan idiologi tertentu, yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kemaslahatannya terhadap nilai-nilai kemanusiaan.
“Dan kami juga mendorong perempuan meningkatkan kapasitasnya untuk merebut peran dan posisi yang lebih strategis dan signifikan dalam menentukan kebijakan negara,” pungkas Fiskiyya. (izo)




