Bahkan, Fahri menyebut para buzzer dan tim akhirnya mengatur pertarungan seolah Jokowi lebih Islami dari rivalnya Prabowo Subianto yang pada akhirnya membuat pemilih bingung. Sampai-sampai, Jokowi dibranding santri, wakilnya ulama lah, dan lain sebagainya.
“Ini, rahasia yang saya buka untuk bantu tim Jokowi. Kalau kalian mau dapat dukungan luas cobalah tunjukkan bahwa hukum dan keadilan kalian bisa tegakkan. Itu jawaban pamungkas atas kegelisahan rakyat, apapun agama, suku dan golongannya. Paham ya,” ujar Fahri.
(rus)






