SUKABUMI – Sebuah langkah progresif diambil oleh warga Desa Gunung Tanjung bersama pihak Kecamatan Cisolok dan mahasiswa Universitas Nusa Putra dalam upaya mengatasi permasalahan sampah di desa tersebut. Selama tiga hari, dari Selasa hingga Kamis, 13-15 Agustus 2024, proses pembuatan bank sampah berhasil dilaksanakan di area perkebunan warga desa.
Ketua KKN Desa Gunung Tanjung Universitas Nusa Putra, Rian Susilo Putra mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada semua pihak yang telah mendukung berdirinya bank sampah ini.
“Kami berharap ke depan bank sampah ini dapat bermanfaat bagi warga Desa Gunung Tanjung, karena di desa ini masih banyak warga yang membuang sampah ke sungai. Oleh karena itu, KKN Universitas Nusa Putra di Desa Gunung Tanjung siap untuk membantu membangun bank sampah,” ujar Rian pada Rabu,(14/8/2024)
Rian menyebut alasan utama dibentuknya bank sampah ini adalah karena belum adanya fasilitas pengelolaan sampah di Desa Gunung Tanjung. Sebelumnya, banyak warga yang masih membuang sampah ke sungai, yang berpotensi merusak lingkungan. Melalui program KKN, mahasiswa Universitas Nusa Putra berkolaborasi dengan warga desa untuk menciptakan solusi berupa bank sampah.
“Proses pengelolaan sampah di bank sampah ini dilakukan dengan cara membakar sampah, namun dilakukan jauh dari pemukiman warga agar tidak mengganggu kenyamanan. Setiap RT/RW secara rutin mengumpulkan sampah dari warga untuk kemudian dikumpulkan di bank sampah dan dibakar. Sampah yang dibakar adalah sampah kering dengan kadar air yang rendah, sehingga tidak menimbulkan polusi udara. Selain itu, area bank sampah juga dibersihkan setiap hari agar tidak menimbulkan bau yang dapat mengganggu pemukiman sekitar,” ucap Rian menjelaskan.
Tim KKN Universitas Nusa Putra yang terlibat dalam proyek ini terdiri dari 20 mahasiswa dari berbagai jurusan, termasuk Manajemen, Hukum, Teknik Informatika, Desain Komunikasi Visual, dan Teknik Elektro. Mereka semua bekerja sama dengan semangat yang tinggi demi menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat bagi warga Desa Gunung Tanjung.
Adapun anggota tim KKN Gunung Tanjung Universitas Nusa Putra yang terlibat dalam pembuatan bank sampah ini adalah: Rian Susilo Putra (Manajemen), Tanzil Whijaya Bimo Irianto (Hukum), Muhammad Maulana S.H. (Manajemen), Ramdani Firmansyah (Teknik Informatika) Sakinah (Hukum), Siti Mariam (Desain Komunikasi Visual), M. Dendy Alfandi (Teknik Lingkungan), Siti Azzahra Wimala (Desain Komunikasi Visual), Radika Denia Putri (Hukum), Dikril Rivaldi Dahlan (Desain Komunikasi Visual), Divangga Tabihijriyah (Manajemen), Farlan Irawan (Manajemen), Abdul Rasyid Sidik (Teknik Elektro), Asep Lukmanul Hakim (Teknik Elektro), Mochammad Cahya Gumilar (Teknik Informatika), Pegi Paisal (Teknik Informatika), Asep Sukandar (Teknik Informatika), Rio Alfallah (Manajemen), Fadli Rivaldi Aldilla (Desain Komunikasi Visual) dan Mira Haipah (Desain Komunikasi Visual).
Antusiasme warga Desa Gunung Tanjung cukup tinggi dalam mengikuti proses pembuatan bank sampah ini. Dengan dukungan penuh dari warga dan mahasiswa, kegiatan tersebut berjalan lancar dan sesuai dengan rencana.
Seperti diungkapkan Kepala Dusun Andar, , juga menyampaikan harapannya agar keberadaan bank sampah ini dapat meningkatkan kesadaran warga akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Dengan inisiatif ini, diharapkan Desa Gunung Tanjung dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain dalam mengelola sampah dengan lebih baik dan menjaga kebersihan lingkungan demi kesejahteraan bersama.
“Semoga dengan adanya bank sampah ini, masyarakat bisa lebih mengenal pentingnya kebersihan di lingkungan Desa Gunung Tanjung Kecamatan Cisolok,” pungkasnya. (wdy)






