UNIVERSITAS NUSA PUTRA

Ternyata Mesin Cuci Gowes Buatan Zainudin CS Bikin Emak-emak Sukabumi Bahagia

×

Ternyata Mesin Cuci Gowes Buatan Zainudin CS Bikin Emak-emak Sukabumi Bahagia

Sebarkan artikel ini

Bersepeda saat ini menjadi tren baru olahraga di masyarakat khususnya di Sukabumi, terlebih di masa pandemi Covid-19 seperti sekarang ini.

Selain bisa membuat badan sehat, baru-baru ini sepeda juga bisa membuat pakaian menjadi bersih seperti yang diciptakan tiga mahasiswa asal Universitas Nusa Putra (UNP).

Bank bjb Tandamata

Seperti apa inovasi tiga anak muda yang bikin emak-emak Sukabumi bahagia?

Berikut lapiran Reporter Radar Sukabumi, Widi Fitria  :

Tiga orang mahasiswa yaitu Zainudin, Yosa dan Komin mereka adalah Mahasiswa Teknik Mesin Universitas Nusa Putra (UNP) berinovasi menciptakan sebuah alat yang menyasar bagi ibu rumah tangga dengan dua manfaat sekaligus.

Unik dan kreatif, mungkin pantas disematkan kepada ketiga mahasiswa tersebut. Lantaran mereka telah menciptakan mesin cuci gowes.

Seperti diketahui mesin cuci saat ini menjadi sebuah keputusan bagi keluarga modern, begitu juga dengan olahrga dimana kegiatan olahraga menjadi sangat diminati oleh masyarakat terutama
di masa pandemi Covid-19

Namun sayangnya bagi ibu-ibu rumah tangga lebih sedikit memiliki waktu olahraga lantaran sebagian waktunya dihabiskan untuk mengurus pekerjaan rumah tangga.

Menyikapi persoalan itulah, Zainudin, Yosa dan Komin memiliki ide untuk membuat suatu alat yang memiliki fungsi membantu pekerjaan ibu rumah tangga sekaligus bisa membantu berolahraga.

Zainudin selaku ketua kelompok mengatakan, alat yang dibuatnya ini diberi nama Rancang Bangun Penerapan CVT (Continuosly Variable Transmition) Vario 110 pada mesin cuci penggerak mekanis.

Mesin cuci yang biasanya menggunakan listrik sebagai sumber utama, namun mesin cuci yang dibuat oleh ketiga mahasiswa ini cukup unik yakni hanya menggunakan tenaga manusia, dengan memasang pedal dan rantai sepeda yang terhubung dengan mesin cuci.

“Pada awalnya mesin cuci ini kami membuat untuk menyamakan mesin cuci elektronik pada umumnya, tetapi yang kita buat ini mesin cuci konvensional dimana penggunanya bisa merasakan dua manfaat sekaligus,” terang Zainudin.

Mesin cuci gowes ini dibuat dengan memodifikasi berbagai peralatan lama, seperti mesin cuci dan sepeda yang sudah rusak kemudian kedua alat tersebut digabungkan. Sepeda kita modifikasi, sehingga bisa berdiri menempel dengan mesin cuci.

Pemutar mesin cuci, kita sambungkan dengan pedal sepeda menggunakan rantai, juga ditambahkan system continous variabel transmition khusus yang diperuntukkan sebagai penggerak
utama mesin cuci, karena dalam rancangan ini masih menggunakan continous variabel transmition sepeda motor Honda vario.

“Saat pedal sepeda diputar menggunakan kedua kaki, layaknya sedang bersepeda. Maka mesin cuci akan ikut berputar, dan bisa mencuci layaknya mesin cuci yang diputar dengan tenaga listrik. Alat sederhana ini, memberikan solusi murah karena tidak menggunakan listrik untuk mencuci baju dengan mesin cuci ini,” tuturnya.

Mesin cuci ini pun mamu menampung sebanyak 7 kg untuk satu kali cuci. Ia pun berharap alat rancanannnya ini bisa terus disempurnakan dan dapat memberikan mafaat bagi masyarakat khususnya bagi para ibu rumah tangga.

Sementara itu, dosen Teknik Mesin Universitas Nusa Putra sekaligus dosen pembimbing ketiga mahasiswa tersebut, Oscar Haris menambahkan, di era milenial saat ini peran mesin cuci sangat  penting, dengan hadirnya sistem perancangan mesin cuci tenaga mekanis ini akan memberi dampak pada kebutuhan mesin cuci tanpa pemakain energi listrik dengan tidak mengurangi kemampuan serta performancenya karena perancangan dilengkapi adanya system continuous variabel transmition.

Ia pun berharap mesin cuci bisa dinikmati oleh berbagai macam lapisan masyarakat dengan harga terjangkau. Rancangan mesin cuci ini bisa menghadirkan mesin cuci dengan low budget dan low budget operasional.

” Target kita kedepan mungkin alat ini pengembangannya akan dikembangkan system continous variabel transmition khusus yang diperuntukkan sebagai penggerak utama mesin cuci, karena dalam rancangan ini masih menggunakan
continous variabel transmition sepeda motor Honda vario,” pungkasnya. (*)