Sementara itu, Ir. I Nyoman Jujur, dari BRIN, salah satu pemateri dalam STIMER 2024, menyebutkan bahwa dirinya sangat terkesan dengan keunikan Nusa Putra University yang memiliki mahasiswa internasional.
Dalam seminar tersebut, Nyoman memaparkan riset mengenai biokompatibel material untuk alat-alat kesehatan dan tahapan-tahapan yang harus dipenuhi agar teknologi tersebut bisa masuk ke ranah industri, sehingga dapat bermanfaat bagi industri maupun masyarakat luas.
“Saya sangat terkesan dengan kehadiran mahasiswa internasional di Nusa Putra University. Dalam seminar ini, saya memaparkan pentingnya riset biokompatibel material, khususnya untuk alat kesehatan, dan bagaimana teknologi tersebut dapat masuk ke industri,”terangnya.
Selain dihadiri oleh para peneliti dan akademisi, STIMER 2024 juga diikuti oleh mahasiswa. Salah satu peserta yang mendapatkan predikat Best Paper, Muhamad Rifal, mengungkapkan rasa syukurnya atas penghargaan tersebut.
Rifal menyebutkan bahwa persiapan intensif yang dilakukannya, seperti melakukan penelitian yang konsisten dan rajin berkonsultasi, menjadi kunci keberhasilannya.
Ia juga berharap agar pelaksanaan STIMER di tahun-tahun mendatang dapat diikuti oleh lebih banyak peserta dan pemakalah.
Kegiatan STIMER 2024 ini tidak hanya memperkuat kolaborasi antara akademisi dan industri, tetapi juga memberikan ruang bagi mahasiswa dan peneliti untuk berinovasi dalam bidang biomaterial yang berkelanjutan.
Penyelenggaraan acara ini diharapkan dapat memacu perkembangan riset-riset baru yang bermanfaat bagi masyarakat dan industri di masa depan.(wdy)






