SUKABUMI – Empat Tim ormawa Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI) berhasil lolos dalam seleksi pendanaan Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa).
Keempat tim ini telah meraih dukungan untuk mewujudkan proyek-proyek inovatif yang berfokus pada pengembangan potensi masyarakat, lingkungan, dan teknologi digital.
Adapun yang keempat Ormawa yang berhasil menorehkan prestasi diantaranya :
1. BEM Fakultas Kesehatan
Judul : Edukasi Nutrisi Anak Untuk Menuju Zero Stunting Di Desa Cimaja Kecamatan Cikakak
Dosen pembimbing : Anggun Fajar Ramdhani, S.Kep., Ns., M.Kep
2. Himpunan Mahasiswa Pendidikan Biologi
Judul : Peningkatan Kapasitas Masyarakat Desa Waluran Geopark Ciletuh Melalui Diversifikasi Produk Tanaman Obat Berbasis Edukasi Dan Digital Marketing Sebagai Desa Wirausaha
Dosen pembimbing : Dr. SETIONO. M.Pd.
3. Himpunan Mahasiswa Teknik Informatika
Judul : Inovasi Desa Digital Berbasis Teknologi Di Kelurahan Palabuhanratu
Dosen pembimbing : WINDA APRIANDARI, S.T., M.Kom.
4. UKM Library Lovers Club
Judul : Pemberdayaan Pendidikan Perekonomian Dan Kesehatan Masyarakat Di Desa Karangpapak Melalui 6 Literasi Dasar Dalam Mewujudkan Smart Village
Dosen pembimbing : IIS NURASIAH, M.Pd.
Bagi keempat tim tersebut bukan hal yang mudah untuk lolos dalam PPK Ormawa UMMI, terdapat banyak hambatan yang harus dilalui salah satunya seperti yang diungkapkan oleh Dr. Jujun Ratnasari ,M.Si., selaku Ketua Taksforce PPK Ormawa UMMI, belum semua dosen di prodi paham tentang program dan esensi mahasiswa mengikuti program tersebut sehingga banyak dosen tidak mau dan tidak fokus membimbing kegiatan prestasi mahasiswa ini.
“Saya senang support UMMI begitu besar dalam hal ini seperti membentuk tim taskforce yang akan memberikan sosialisasi, pendampingan membuat proposal, seleksi internal, monev program dan memberikan fasilitas pendukung transportasi kegiatan,” ujar Jujun
Disisi lain Wiska Hera Sagita S. salah satu ketua yang lolos PPK Ormawa ini menyampaikan bahwa yang mereka persiapkan tentunya dari konsep pengabdian yang akan mereka laksakan pada PPK Ormawa tahun 2023, namun program ini merupakan program lanjutan daei PPK Ormawa tahun 2022.
“Peningkatan softskill dan hardskill tim PPK Ormawa serta pengurus Himpunan Mahasiswa, selain itu dengan lolosnya PPK Ormawa 2023 semoga menjadi perwujudan dari terlaksananya Catur Dharma Perguruan Tinggi mengani pengabdian Masyarakat,” harap Wiska.
Bahkan Kampus UMMI memberikan Apresiasi kepada seluruh Ormawa yang lolos Pendanaan ini dengan adanya upaya untuk merekognisi kepada mata kuliah yang berhubungan dengan pengabdiannya.
“Apresiasi yang kami dapatkan salah satunya Rekognisi nilai dari mata kuliah yang berkaitan dengan kegiatan PPK Ormawa,” tambah Wiska.
Dengan dana yang diberikan melalui PPK Ormawa, keempat tim akan memulai implementasi proyek-proyek mereka dengan harapan dapat memberikan manfaat yang signifikan bagi masyarakat dan lingkungan sekitar. Harapannya, proyek-proyek ini dapat menjadi teladan inspiratif bagi mahasiswa lainnya untuk terus berkontribusi dalam menghadapi tantangan nyata di masyarakat.(adv/wdy)






