SUKABUMI – Universitas Bina Sarana Informatika (BSI) sebagai sebagai kampus digital kreatif kembali menggelar seminar yang digelar secara offline di Hotel Anugrah pada, Senin (23/10/203).
Pada seminar kali ini Teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) menjadi salah satu topik yang dibahas dalam kegiatan Seminar Pemuda Digital Universitas BSI Kampus Sukabumi dengan mengusung tema ” Pemanfaatan Artificial Intelligence dalam Transformasi Pendidikan.”
Diikuti oleh 40 siswa SMA/SMK dan 40 Guru SMA/SMK se-Kota dan Kabupaten Sukabumi. Hadir dalam seminar tersebut Co-Founder BSI Naba Aji Notoseputro dan Pengawas SMA Kantor cabang Dinas pendidikan (KCD) Wilayah Provinsi Jawa Barat E. Dike Mariske sebagai Keynote Speaker di seminar tersebut.
Kepala Kampus Universitas BSI Sukabumi Jamal Maulana Hudin mengatakan kegiatan seminar ini digelar dalam rangka menjalin silaturahmi dengan sekolah relasi Universitas BSI sekaligus memberikan edukasi tentangnya peranan digitalisasi terutama pemanfaatan AI khususnya dibidang pendidikan.
” Pada seminar kali ini kami menghadirkan dua orang narasumber yang luar biaa pertama yaitu CEO Universa Transformassi Digital sekaligus Alumni Universitas BSI Agung SR yang menyampaikan materi tentang Transformasi Digital Menggunakan AI kemudian narasumber kedua yaitu Putri Indonesia Jambi 2023 dan juga mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas BSI Sindy Novela,” terang Jamal.
Ia berharap melalui seminar Pemuda Digital yang digelar kampusnya itu masyarakat khususnya bagi pelaku pendidikan terutama guru dan siswa mulai sadar bahwa AI itu tidak bisa dihindari tetapi kita bisa manfaakan untuk pendidikan yang lebih bermanfaat.
Pada kesempatan itu pula Jamal menyampaikan informasi mengenai program Universitas BSI di tahun ajaran 2023/2024 dimana saat ini Universitas BSI melaunching beasiswa untuk Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Tahun akademik 2023/2024 dimana ada tiga beasiswa yang bisa diraih oleh calon mahasiswa yaitu Beasiswa cerdas, Beasiswa Pintar dan Beasiswa Prestasi.
” Tadi juga kita memberikan apresiasi dan penghargaan kepada 10 mahasiswa Universitas BSI Kampus Sukbumi yang berprestasi dan kita juga undang guru dan sekolahnya untuk memberikan motivasi dan kebanggan bagi sekolahnya,” imbuhnya.
Sementara itu, Pengawas Cabang Disdik Wilayah V Provinsi Jawa Barat E. Dike Mariske menyambut baik dan sangat mengapresiasi kepada Universitas BSI Kampus Sukabumi lantaran menurutnya seminar tentang digital ini dapat memotivasi anak-anak untuk terus tumbuh berkembang meningkatkan kreativitasnya terutama untuk menjawab tantangan kompetensi abad 21 dimana pemuda saat ini ini dan pelajar harus lebih memahami bahwa mereka masuk di era digital ini dengan memiliki edukasi yang benar serta edukasi yang baik agar tetap bijak mengunakan kehidupan di era digital ini untuk transformasi pendidikan yang lebih baik.
“Mereka memiliki masa depan yang sesuai dengan bakat minatnya dan tentu ruang seperti ini butuh untuk mereka berkolaborasi, berkomunikasi untuk menyambut masa depannya supaya gemilang sesuai dengan harapan mereka,” tuturnya.
Dike berharap para siswa mereka lebih meningkatkan pemahaman secara akademiknya kemudian kedua mereka lebih mengenal digital itu dengan lebih bijak jangan sampai waktu kita habis untuk di dunia maya atau dunia digital ini tetapi mengesampingkan hal-hal yang urgent yaitu untuk masa depannya.
“Saya fikir tidak bisa lebih kita dari dunia digital itu tetapi kalau penggunaan kita positif untuk meningkatkan kemampuan dibidang digitalisasi dengan baik insya allah ini akan bermanfaat untuk kita semua,” ungkapnya.
Pantauan Radar Sukabumi kegiatan seminar berjalan sukses para peserta antusias mengikuti seminar tersebut. Salah satu narasumber CEO Universa Transformassi Digital Agung SR menyampaikan materi tentang Tranformasi Digital.
Dalam wawancaranya Agus yang juga alumni dari Universitas BSI ini mengatakan di era digital ini tentunya masyarakat teruama guru harus melek terhadap digitalisasi terutama pemanfaatan AI di bidang pendidikan.






