Ketika Mahasiswa STMIK Nusa Mandiri Juara Nasional

  • Whatsapp

Bikin Puisi Terpikat Media Sosial, Fachrurozi Ingin jadi Juri Profesional

Mahasiswa Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) Nusa Mandiri kembali menorehkan prestasi membanggakan, dengan meraih prestasi di kancah nasional, Selasa (15/12/2020). Prestasi apa saja? Berikut liputannya.

WIDI FITRIA, Sukabumi

Mahasiswa itu bernama Ahmad Fachrurozi. Mahasiswa S2 Program Studi (Prodi) Ilmu Komputer ini meraih juara kedua kompetisi baca dan tulis puisi tingkat nasional dalam acara MASTERPIECE#3 2020 yang diselenggarakan Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) melalui Himpunan Mahasiswa Pendidikan Guru (HIMA PG) Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).

Wakil Ketua II Bidang Non Akademik STMIK Nusa Mandiri, Arif Hidayat menyampaikan rasa bangganya pada Ahmad Fachrurozi yang telah berhasil menjadi juara lomba cipta dan baca puisi tingkat nasional.

“Kami bangga pada Ahmad Fachrurozi yang memang bermental juara, karena telah berkali-kali raih juara di berbagai ajang kompetisi puisi, semoga hal ini mampu menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk senantiasa kreatif dalam berkarya,”terang Arif kepada Radar Sukabumi, Selasa (15/12).

Kompetisi tersebut dibuka untuk seluruh mahasiswa perguruan tinggi negeri dan swasta se-Indonesia. Mengusung tema “Cerdas Berkarya Melalui Literasi Teknologi” dengan tajuk lomba ‘Bijak Bermedia Sosial’.

Lomba ini dilakukan secara virtual melalui teks dan video baca puisi yang dikirimkan ke email panitia pada batas waktu yang telah ditentukan.

Sementara itu, pada perlombaan tersebut Ahmad Fachrurozi membacakan puisi hasil karyanya sendiri yang berjudul “Terpikat Media Sosial”.

“Saya senang ikut ajang kompetisi ini, meski ini bukan kali pertama akan tetapi sebuah kompetisi puisi selalu menarik buat saya ikuti, dan Alhamdulillah saya selalu berhasil raih juara,” ungkap Ahmad Fachrurozi dalam keterangan resminya baru-baru ini.

Dengan seringnya mengikuti kompetisi, selain menambah pengalaman juga menguatkan portofolionya sebagai juri profesional kompetisi, juga sebagai pembimbing karya cipta dan baca puisi suatu saat nanti.

“Terimakasih yang mendalam saya ucapkan pada kampus STMIK Nusa Mandiri khususnya Wakil Ketua II Bidang Non Akademik yang telah mempercayakan saya ikut kompetisi, semoga hal ini mampu menginspirasi mahasiswa lainnya,” pungkasnya. (*)

loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *