PENDIDIKAN

Tempatkan Kepsek yang Berkualitas

×

Tempatkan Kepsek yang Berkualitas

Sebarkan artikel ini

SUKABUMI – Seleksi calon Kepala Sekolah (Kepsek) di Kota Sukabumi baru dimulai kemarin (22/11). Sebanyak 41 guru terdiri dari 19 guru SD dan 22 guru SMP, ikut seleksi akademik calon kepsek yang digagas Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) bekerjasama dengan Pengembangan dan Pemberdayaan Kepala Sekolah (LPPKS) Indonesia di hotel Maxone, Kota Sukabumi.

Berdasarkan pantauan Radar Sukabumi, selama dua hari (22-23/11), mereka berlomba-lomba untuk menjadi yang terbaik, dalam rekrutmen dan penyiapan calon kepsek tersebut.

Bank bjb Tandamata

Seleksi dilakukan, guna mendapatkan kepsek yang berkompeten sesuai dengan amanah Permendiknas No.6 Tahun 2018 Tentang Penugasan guru sebagai kepala sekolah.

“Seleksi ini untuk melihat sejauh mana kemampuan para guru bisa menjadi kepsek, tentunya dilakukan dengan serangkaian tes,” kata Kasubid Diklat Teknis BKPSDM Kota Sukabumi, Safti.

Tes dilakukan dalam dua tahapan, tes tulis dan tes lisan atau wawancara.

“Lewat seleksi, kami tidak ingin salah menempatkan personel pada posisi kepsek, apalagi tanggung jawab kepsek sangat berat. Jadi kita benar-benar mencari calon-calon kepsek baik SD maupun SMP yang benar-benar berkualitas, jadi tidak sembarang untuk mencarinya,” tuturnya.

Menurutnya, mereka yang mengikuti tes rekutmen adalah mereka yang sudah punya kualifikasi untuk bisa menjadi kepsek.

“Peserta semuanya adalah mereka yang saat ini masih menjabat sebagai guru di sekolahnya. Biasanya untuk ikut tes calon kepsek ini adalah mereka yang sudah mendapat rekomendasi dari kepsek dan rekan kerja di sekolahnya,” ungkapnya.

Peserta yang dinyatakan lulus dan sudah mengikuti tahapan demi tahapan rekrutmen dan penyiapan, akan mendapatkan sertifikat.

“Jadi ini hanya tes awal, nanti setelah dinyatakan lulus akan ada beberapa tahapan lagi yang harus diikuti,” ucapnya.

Sementara itu, salah satu peserta calon kepsek, Fahruddin mengatakan, soal-soal yang diberikan sebenarnya cukup mudah. Hanya saja harus lebih jeli dan cermat untuk menjawabnya. Sebab, soal-soal yang diberikan merupakan persoalan kehidupan sehari-hari di sekolah.

“Soalnya cukup mudah tetapi kita harus tepat dan cermat untuk menjawabnya,” ulasnya.

Dirinya mencontohkan salah satu soal yang isinya seorang anak mencorat-coret tembok, kemudian dimarahi kepsek dan itu adalah langkah yang salah.

Langkah yang benar adalah mengiring siswa ke dalam ruang kelas, untuk kemudian dilakukan pembinaan.
“Ya, seperti itu sih tadi soal-soalnya,” tuturnya.

Dikatakannya, untuk hari pertama tes yang diberikan berupa tes tulis dan untuk tes wawancara akan dilaksanakan pada Jumat (23/11).

“Harapannya bisa lulus ya dan bagi saya tes ini sangat bagus, sehingga penempatan posisi kepsek benar-benar diseleksi secara ketat sesuai kualifikasi standar yang sudah ditentukan.

Jadi tidak ada lagi kepala sekolah titipan atau sogokan,” tutupnya.

 

(wdy)