SUKABUMI — SMPN 10 Kota Sukabumi mencanangkan salat dzuhur berjamaah di halaman sekolah. Hal tersebut, dilakukan selain untuk mewujudkan visi dan misi sekolah juga sebagai penguatan karakter yang tercantum dalam Kurikulum 2013 (K13).
Kepala SMPN 10 Kota Sukabumi, Agus Mulyana mengatakan, salat berjamaah ini bagian dari pendidikan karakter. Karena, dalam salat jamaah terdapat kedisiplinan untuk tepat waktu.
“Salat Dhuhur berjamaah ini hampir dua tahun berjalan di sekolah kami, setiap hari pelajar diwajibkan membawa seperangkat alat solat,” kata Agus kepada Radar Sukabumi, kemarin (20/11).
Lebih lanjut Agus menjelaskan, dengan digencarkannya salat berjamaah ini, diharapkan mampu mencetak pelajar yang cerdas otak dan cerdas watak. Sebab itu, pihak sekolah mengajak dan mewajibkan semua pelajar dalam gerakan salat dhuhur berjamaah ini.
“Dengan melaksnakan salat berjamaah akan timbul rasa kebersamaan yang tinggi. Tak hanya itu, pelajar akan terbiasa menjalankan salat berjamaah di rumahnya,” tuturnya.
Menurut dia, dengan pembiasaan ini pula, akan memperkuat ukhuwah Islamiyah, membangun karakter Islami, meningkatkan kedisiplinan, ketertiban, keimanan dan ketakwaan warga sekolah.
“Saya harap, semua pelajar tidak hanya melakukan salat berjamaah di sekolah tetapi bisa diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari,” tuturnya.
Ia menambahkan, melalui pendekatan keagamaan menjadi salah satu metode yang paling efektif dan efesien untuk diterapkan kepada pelajar dalam mewujudkan pelajar berakhlakul karimah.
“Dengan melaksanakan salat dhuhur berjamaah ini diharapkan membuahkan hasil sesuai harapan,” pungkasnya. (cr16/t)



