Sementara sisanya diarahkan ke ruang praktik, perpustakaan, dan gazebo taman. Siswa yang di luar kelas diberi tugas pembelajaran di luar kelas atau out door dengan materi pelajaran tematik yang sesuai materi pelajaran yang diberikan pada siswa yang belajar di ruang kelas.
Tematik yang dimaksud adalah jika pelajaran IPAS dipelajari di ruang kelas maka yang di luar kelas mempelajari biota yang ada di taman.
Siswa yang di luar kelas berkelompok untuk mendiskusikan tentang tumbuhan, reproduksinya, fotosintesisnya, dan penelitian untuk merekayasa sistem reproduksi. Pembelajaran seperti ini dilaksanakan selama satu minggu untuk kemudian memberlakukan PTMT 100%,” jelasnya.
Ia menargetkan, jika simulasi ini bisa dilaksanakan dalam waktu satu minggu dengan harapan dapat menemukan pola pelayanan yang tepat dalam membelajarkan siswa yang tidak mengabaikan protokol kesehatan.
“Pelaksanaan PTM 100 persen direncanakan mulai hari Senin tanggal 24 Januari 2022. Untuk jumlah siswa SMKN 1 Cibadak adalah 1.840 siswa dengan 58 rombel atau siswa perkelas berjumlah rata-rata 36 siswa,” pungkasnya. (wdy)






