Makanya perlu persiapan matang misalnya mempersiapkan SDM yaitu siswa,” terangnya.
Beberapa tahun ke belakang, pihaknya memang mengalami peningkatan prestasi terutama non akademik salah satunya olahraga.
“Memang untuk prestasi Smanda lebih unggul di non akademik, tetapi bukan berarti untuk akademik kita kurang, prestasinya ada tetapi tidak seunggul non akademik,” jelasnya.
Meski begitu, ia ingin di 2019 ini sekolahnya bisa tetap unggul terutama di bidang prestasi baik akademik maupun non akademik. Selain menggelar berbagai lomba, Pekan Prestasi Reaksi 2019 semakin meriah dengan pagelaran event bazar dan pemilihan Akang Teteh Smanda.
“Sama seperti tahun sebelumnya, tahun ini kita juga menggelar bazar,” ulasnya.
Nantinya, bazar itu dilombakan. “Setiap kelas dituntut untuk sekreatif mungkin, supaya bisa terlihat menarik,” imbuhnya.
Uniknya lagi, untuk bazar menggunakan konsep ramah lingkungan yang dimulai dengan makanan tradisional dan juga sehat. Kemudian alat dan bahannya juga ramah lingkungan seperti daun-daunan dan kertas. Hal ini sesuai dengan branding Smanda yang sejak lama dikenal dengan “Green School”.
(wdy)




