Lebih lanjut, Isda Sugara berharap agar di tahun-tahun berikutnya, distribusi blangko ijazah dari pihak terkait dapat dilakukan lebih cepat. Pasalnya, sebelum ijazah dapat diserahkan ke siswa, ada beberapa tahapan yang harus dilewati, seperti penyesuaian data, penempelan foto, cap tiga jari, tanda tangan kepala sekolah, hingga proses legalisasi. Jika blangko ijazah dapat diterima lebih awal, maka proses distribusinya pun bisa berjalan lebih cepat.
“Saya berharap agar kedepannya blangko ijazah ini bisa lebih cepat diterima sekolah. Dengan demikian, proses administrasi bisa segera diselesaikan, dan ijazah dapat langsung diberikan kepada para lulusan yang bersangkutan,” pungkasnya.
Inisiatif SMAN 1 Cidahu ini menjadi contoh baik bagi sekolah-sekolah lain dalam memberikan layanan terbaik bagi para alumninya. Semoga program ini terus berlanjut dan membawa manfaat bagi generasi lulusan berikutnya. (wdy/d)






