Sepenggal Kisah Unik Wisuda IMWI, Khidmat, Diprank Senat hingga FYP Tiktok

WISUDA IMWI 2022
BANGGA: Rektor IMWI Sukabumi, Ryan Kurniawan mewisuda salah satu mahasiswi Nur Asiah di Aula Hotel Augusta Cikukulu Cicantayan Kabupaten Sukabumi, Sabtu, (29/10/2022).

Gelaran Wisuda menjadi momen yang paling dinanti oleh seorang mahasiswa. Pimpinan Perguruan Tinggi (Rektor, red) secara resmi akan melantik wisudawan dengan gelar akademiknya masing-masing. Akan begitu banyak pasang mata yang menyaksikan momen bersejarah itu, maka sang calon wisudawan biasanya akan mempersiapkan “segala hal” untuk gelaran wisuda tersebut, bahkan jauh hari sebelum wisuda dilaksanakan, demi bisa tampil memesona dan sempurna bila diabadikan oleh kamera.

SRI SUMARNI, Sukabumi

Adalah Nur Asiah, mahasiswa Program Studi Akuntansi Institut Manajemen Wiyata Indonesia (IMWI) tahun angkatan 2018 yang pada gelaran Wisuda IMWI tahun 2022 menjadi bagian dari mereka yang diwisuda.

Hal yang spesial bagi Nura (begitu ia disapa) adalah ia mendapatkan kesempatan untuk mewakili wisudawan menyampaikan kesan dan pesan. Rasa senang bercampur bangga menyelimuti hati Nura pada saat itu, serasa dejavu, serasa pernah memimpikannya sebelumnya.

“Rasa deg-degan tentu ada. Khawatir kesan dan pesannya kurang baik. Apalagi yang bakal hadir diantaranya adalah orang-orang penting, seperti Wali Kota, Kepala Lembaga Layanan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah IV Jawa Barat – Banten, berbagai pemangku kepentingan perguruan tinggi, orang tua mahasiswa, kerabat, dan lain sebagainya. Namun Bismillah, berharap semuanya dimudahkan dan dilancarkan,” ungkap Nura saat menceritakan kembali momen setelah ditunjuk sebagai perwakilan wisudawan untuk menyampaikan kesan dan pesan.

Dalam mempersiapkan teks kesan dan pesan, Nura melalui berbagai riset, termasuk pula meminta pendapat dari beberapa orang. Rasa lega dan perasaan sedikit lebih tenang ketika teksnya sudah dirampungkan, sambil sedikit membayangkan respon dari hadirin dan orang tua wisudawan pada saat kesan dan pesannya nanti disampaikan.
Hingga akhirnya, tepat pukul 08.30 WIB pada Sabtu, 29 Oktober 2022, prosesi wisuda dimulai.

Satu per satu rangkaian acara berjalan. Acara berlangsung khidmat dan tertib, baik wisudawan maupun hadirin mengikuti rangkaian acara dengan baik. Rektor menyampaikan amanatnya, Kepala LLDIKTI Wilayah IV menyampaikan dorongan motivasinya, termasuk pula Wali Kota Sukabumi menyampaikan wejangannya.

Lalu tibalah saatnya bagi Nura untuk melaksanakan tugasnya mewakili wisudawan menyampaikan kesan dan pesan.
Nura menyoroti bagaimana IMWI mampu menjadikan siapa mereka hari ini.

Para wisudawan berangkat dari berbagai perbedaan, dari berbagai keadaan dan dari berbagai kekuatan niat tujuan. Selama berkuliah di IMWI lalu ditempa hingga menjadi pribadi yang tangguh, yang siap mengabdi demi keberlangsungan negeri.

Ucapan terima kasih setulus-tulusnya pun disampaikan kepada bapak dan ibu orang tua, wali, serta sanak keluarga, untuk setiap tetes peluh yang jatuh demi kelancaran studi, dan untuk setiap air mata yang mengiringi sujud-sujud penuh doa.

“Namun tentunya wisuda ini bukanlah puncak prestasi yang berhasil kami gapai. Tapi kami berharap, dengan diwisudanya kami pada hari ini, bisa menjadi sedikit penawar perihnya lelah dalam mendidik dan membesarkan kami selama ini. Semoga wisuda ini dapat menjadi hadiah kecil yang dapat kami persembahkan untuk membalas cinta dan kasih sayang bapak dan ibu orang tua yang begitu luar biasa besarnya yang telah tercurah menahun kepada kami,” ucap Nura.

Selesai menyampaikan kesan dan pesannya, kemudian Nura menerima penghargaan sebagai Wisudawan/Lulusan Terbaik pada Gelaran Wisuda IMWI tahun 2022. Pembina Yayasan Wiyata Indonesia menyerahkan penghargaan tersebut disaksikan oleh Jajaran Pengurus Yayasan yang lain dan seluruh hadirin.

Hal menarik sempat dialami Nura pada saat prosesi pelantikan wisudawan. Pada prosesi ini para wisudawan secara bergantian berjalan ke panggung kehormatan untuk pemindahan tali toga dari kiri ke kanan. Nura mendapat “prank” dari Rektor dan jajaran Senat IMWI. Rektor dan jajaran Senat mem-“prank” Nura bahwa ia tidak dapat diluluskan. Sempat ingin nangis dan ngambek, hingga akhirnya ia pun diluluskan.

Momen tersebut Nura unggah ke akun tiktok @nurasiah009. Video tersebut mencuri perhatian dan viral (fyp). Hingga 3 November 2022 Pukul 15.00 WIB berhasil mendapatkan 8.8 juta views, 492 komentar dan Like sebanyak 538.900. (/*)

Pos terkait