Mereka adalah Profesor Dr Arif Satria, SP, MSi; Dr Berry Juliandi, SSi, MSi; Profesor Dr Edi Santosa, SP, MSi; Dr Nimmi Zulbainarni, SPi, MSi; Dr Sahara, SP, MSi; dan Profesor Dr Drh Srihadi Agungpriyono, P.Avet. Ketua MWA IPB itu menjelaskan majelis mempertimbangkan aspek akademik menjadi prioritas, sesuai dengan institut ini yang terkenal kuat dalam ilmu-ilmu yang bersifat kuantitatif, sehingga dari 6 orang tersisa 2 kandidat yakni Dr Sahara dan Profesor Arif Satria.
WMA membuka pemilihan pada Rabu (9/11) pagi dengan memberikan kesempatan paparan kepada kedua calon rektor, kemudian musyawarah dilaksanakan dengan persentase kekuatan suara 35 persen perwakilan Kemendikbudristek dan sisanya dari perwakilan senat, dosen, mahasiswa dan alumni.
“Keduanya sangat bagus, tapi saling mendukung, menguatkan. Di IPB ini, bisa begini karena saling mendukung, sampai kepada hasil berunding, diputuskan pak Arif menjadi rektor terpilih lagi secara aklamasi,” katanya.(*)






