PENDIDIKAN

Peluncuran Buku Antologi ‘Sepenggal Kisah antara Jawa, Kalimantan, dan Sulawesi’: Menginspirasi Generasi Melalui Kisah Nyata

×

Peluncuran Buku Antologi ‘Sepenggal Kisah antara Jawa, Kalimantan, dan Sulawesi’: Menginspirasi Generasi Melalui Kisah Nyata

Sebarkan artikel ini
buku-Antalogi
Para penulis buku Antalogi Sepenggal Kisah antara Jawa, Kalimantan dan Sulawesi saat melaunching buku pertamanya pada, Jumat (9/8/2024).

SUKABUMI – Jumat (9/8/2024) menjadi momen bersejarah bagi para penulis dan pecinta literasi, dengan diluncurkannya buku antologi berjudul “Sepenggal Kisah antara Jawa, Kalimantan, dan Sulawesi”.

Buku ini merupakan karya kolektif dari 32 penulis yang berasal dari berbagai profesi dan latar belakang, sebagian besar berasal dari Sukabumi. Setiap penulis menyumbangkan satu kisah unik yang mencerminkan pengalaman hidup mereka, membentuk sebuah buku yang kaya akan cerita dan pelajaran berharga.

Bank bjb Tandamata

Ketua Panitia, Rina Tresnawati, yang juga merupakan salah satu penulis dalam antologi ini, menyampaikan rasa syukurnya atas terbitnya buku ini, yang merupakan buku kesembilan yang berhasil ia publikasikan. Rina sebelumnya tergabung dalam komunitas Rumah Antologi Indonesia, dan kini menjadi bagian dari komunitas “Siap Nulis Lagi”, yang dipelopori oleh Suwanti.

“Dengan diluncurkannya buku ini, saya berharap dapat memberikan motivasi dan daya tarik bagi teman-teman yang hobi menulis atau ingin mencoba menulis. Komunitas Siap Nulis Lagi menyediakan mentor-mentor yang luar biasa, sehingga generasi masa depan juga bisa membaca kisah-kisah inspiratif dari para penulis,” ujar Rina.

Suwanti, sebagai ketua komunitas Siap Nulis Lagi, menjelaskan bahwa komunitas ini terdiri dari 52 anggota yang siap menulis, namun untuk antologi kali ini, baru 32 penulis terlibat langsung.

Buku ini berisi 32 judul cerita, masing-masing menceritakan kisah nyata yang dialami oleh para penulisnya. “Kami berharap kisah-kisah ini bisa menjadi sumber inspirasi dan pelajaran bagi para pembaca,” kata Suwanti.

Monica, seorang guru di SMP Kehidupan Baru, adalah salah satu penulis yang turut menyumbangkan ceritanya dalam buku antologi ini. Monica, yang sebelumnya tidak memiliki pengalaman menulis, merasa bangga bisa ikut serta dalam proyek ini.

“Sebagai guru matematika, saya biasanya tidak terlalu banyak berhubungan dengan dunia tulis-menulis. Namun, motivasi dari rekan-rekan guru dan dukungan dari Bu Suwanti membuat saya percaya diri untuk menulis. Kisah yang saya tulis dalam buku ini adalah tentang seorang guru inspiratif yang menunjukkan bahwa kita bisa melakukan apa saja jika kita mau dan berkomitmen pada impian kita,” ungkap Monica.

Peluncuran buku “Sepenggal Kisah antara Jawa, Kalimantan, dan Sulawesi” ini tidak hanya menandai keberhasilan para penulis dalam mengekspresikan diri mereka melalui tulisan, tetapi juga menjadi bukti bahwa komunitas literasi seperti Siap Nulis Lagi dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan dunia literasi di Indonesia.

Kegiatan menulis bersama para penulis dari tiga provinsi ini telah menghasilkan kenangan yang mendalam, dan melalui karya antologi ini, para penulis berbagi pengalaman hidup yang unik dan inspiratif.

Yulia Hendrilianti,salah satu anggota komunitas, menyimpulkan, “Ini bukan sekadar cerita, melainkan refleksi kehidupan yang sesungguhnya. Komunitas Siap Nulis Lagi memberikan ruang bagi para penulis untuk mencurahkan pengalaman mereka dengan leluasa, sekaligus memperkaya koleksi perbukuan nasional,”ungkapnya.

Dengan adanya buku ini, Yulia berharap semakin banyak orang yang terinspirasi untuk menulis dan membagikan kisah mereka, memperluas wawasan dan memperkuat semangat literasi di Indonesia. (wdy)