Sementara itu, Direktur Politeknik Sukabumi Nonda Muldani mengatakan, Politeknik Sukabumi sering mengadakan workshop untuk beberapa kalangan termasuk guru dalam bidang engineering teknologi IoT.
Adapun dalam workshop tersebut sebanyak 30 orang guru menyusun rangkaian sensor untuk eksperimen ilmiah yang dapat memberikan data yang real-time kepada siswa.
Dengan demikian, pembelajaran akan lebih interaktif dan mendalam. Pantauan Radar Sukabumi, peserta workshop sangat antusias mengikuti workshop tersebut.
Seperti salah satunya Ketua Sub rayon MGMP IPA Cicurug, Siti Nurjanah Ramdania yang mana menurutnya workshop ini sangat menginspirasi kreativitas dan berpikir kreatif dalam mengembangkan media pembelajaran berbasis IoT yang menarik dan efektif.
Peserta lainnya, Imam juga menambahkan pelatihan seperti ini yang dibutuhkan oleh guru di era ini. “Guru perlu diberikan pelatihan yang memadai untuk mengintegrasikan IoT dalam pembelajaran,” pungkasnya. (wdy)






