“Tanamkan dalam pikiran, semakin saya baca semakin mudah saya hafal, saya bisa, saya hafiz quran. Jangan lupa selalu pikirkan untuk apa kita menghafal Alquran, untuk siapa kita menghafal Alquran,” tutup Ustaz Fahrur, kemudian melakukan hipnosis kepada seluruh peserta.
Acara ini digelar dua hari dengan dua jenis peserta yang berbeda. Untuk hari pertama khusus peserta anak-anak.
Kaitannya dengan menghafal quran, DD Pendidikan sendiri telah mendirikan sekolah khusus untuk menjadi hafiz, ekselensia Tahfizh School (eTahfizh) namanya.
Sekolah setara SMA tersebut diperuntukkan bagi mereka yang memiliki keterbatasan finansial namun berprestasi dan bersemangat tinggi. Santri angkatan pertama eTahfizh, Ihsan Taqiyudin berkesempatan tampil membacakan tilawah quran sebagai pembuka acara di kedua hari tersebut. Saat ini eTahfizh juga sedang melakukan seleksi untuk santri baru angkatan kedua.
(rmol)




