Selama camp, peserta juga mengikuti English Class yang mengajarkan mereka tentang cara melakukan presentasi yang baik dan benar dalam Bahasa Inggris. Selain itu, peserta juga mengikuti Cultural Week yang memperkenalkan budaya Indonesia seperti tarian daerah, membatik, dan Bahasa Indonesia.
Pada akhir acara, peserta mempresentasikan ide inovasinya dihadapan lima orang juri secara berkelompok.Kelima juri tersebut adalah Dessy Aliandrina yang merupakan founder dari SociopreneurID, Heru Wijayanto perwakilan dari Technopreneurship Surya University, Arseto Pinontoan yang merupakan co-founder Ruang Kreasi, Rizqi Anantia sebagai Kepala Entrepreneur Center UIB, dan Tony Wibowo Head of International Relation Office UIB.
Ide-ide yang dihasilkan, diharapkan bisa membantu meningkatkan pengembangan industri kreatif, terutama pariwisata, yang ada di kota Batam.
(chi/jpnn)



