Lulusan STIkes Sukabumi Berkualitas

STIKES Sukabumi
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Sukabumi melakukan tes Uji Kompetensi. Foto:Istimewa

SUKABUMI – Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Sukabumi menjamin lulusannya berkualitas. Hal itu dilihat dari Hasil Kelulusan Ujikomnya yang dilakukan STIkes mencapai 94,85%.

Ketua Prodi Sarjana Keperawatan dan Profesi Ners STIKes Sukabumi, Ghulam Ahmad mengatakan, kegiatan ujikom ini tentunya mahasiswa sudah disiapkan untuk menghadapi uji kompetensi dilakukan sejak awal masuk perkuliahan pada semester 1 dengan menyelenggarakan proses pembelajaran sesuai capaian pembelajaran kurikulum.

Bacaan Lainnya

Hal ini dilakukan mengingat sesuai permendikbud nomor 2 tahun 2020 tentang pelaksanaan uji kompetensi bahwa kelulusan mahasiswa bidang Kesehatan bersifat exit exam dimana nilai diambil 60% dari nilai IPK pada tahap sarjana dan 40% dari nilai uji kom.

“Mahasiswa mulai dikenalkan bentuk soal uji kom pada tahap penyelesaian sarjana keperawatan saat ujian semester dilakukan sehingga mahasiswa terlatih dalam proses analisa secara komprehensif terhadap soal-soal ujikom. Kemudian pada tahap profesi ners, mahasiswa diberikan pengkayaan materi soal-soal ujikom oleh dosen sesuai bidang kompetensinya. Kemudian mahasiswa dikutsertakan dalam try out lokal yang diselenggarakan oleh STIKESMI sebanyak 4 kali dan try out,” terangnya.

Try out sendiri dilaksanakan di Stikes Sukabumi, pasalnya STIKES Sukabumi memiliki sarana pelaksanaan ujikom yaitu CBT Center Stikes Sukabumi yang telah mendapatkan ijin dan terstandar dari Lembaga.

Dikatakan Ghulam uji kompetisi tahun ini mengalami peningkatan hingga mencapai 94.85 Persen dibanding tahun sebelumnya. Hal ini tentu saja melebihi batas ambang yang ditentukan oleh ketentuan akreditasi LAM PT Kes yaitu 80%.

Ia pun berharap pada periode yang akan datang mahasiswa ners lulus 100% dan juga segera menyiapkan persiapan ujikom berbasis osce.

“Dengan presentasi kelulusan 94,85% menunjukkan kualitas pembelajaran yang dilakukan oleh profesi ners telah sesuai dengan standar yang telah ditetapkan oleh kemendikbud dan LAM PT Kes sehingga dapat memberikan jaminan kepada masyarakat bahwa lulusan prodi profesi ners kompeten sebagai perawat dan siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” pungkasnya.

Adapun Ujikom ini dilaksanakan selama tiga hari mulai dari 15-17 Juli 2022. Ujikom ini dikuti 136 mahasiswa yang terdiri dari Prodi Profesi Ners.

Pada pelaksanaannya, peserta di hari pertama mendapat arahan pengawas pusat dimana peserta mendapatkan penjelasan tentang pelaksanaan ujikom dan mahasiswa mengerjakan soal sebanyak 180 buah selama 3 jam. ( Wdy)

Pos terkait