Kepala Dinas Pendidikan Jabar Purwanto merinci, kemitraan ini melibatkan 13 SMK Maung dengan 99 konsentrasi keahlian bersama 26 korporasi, di antaranya PT Solu Filantropi Teknologi, PT Usaha Adi Sanggoro, Hotel Novotel Bogor, hingga PT Sepa Coklat Indonesia. “Industri bisa jadi living lab anak-anak, sehingga mereka tahu keterampilan sesuai kebutuhan industri,” katanya.
Berdasarkan data Disdik Jabar, terdapat 1.123 industri potensial di Jawa Barat yang dapat dioptimalkan untuk mendongkrak mutu lulusan SMK, baik di tingkat regional maupun nasional.(*)



