“Kita tahu bahwasanya kecerdasan di abad 21 ini bukannya kecerdasan intelektual tapi salah satunya kecerdasan adversitas yaitu bagaimana mereka bisa sanggup untuk survive di zamannya dan salah satunya memiliki mental untuk berkompetisi dan berkolaborasi,” tuturnya.
SMAN 1 Cidahu memiliki jargon Sekolah Cinta, Adaptif Sekolahya Bahagia Siswanya.
“Artinya kami sebetulnya prioritas kami siswa bukan untuk berkompetisi tapi yang paling penting bagi kami sesuai pesan dari Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil adalah berkolaborasi terlebih dahulu karena inovasi dan kolaborasi inilah yang justru yang kekinian sangat dibutuhkan untuk bisa bersaing di tatanan regional, nasional hingga internasional,” tegasnya.
Namun meski begitu ia pun tetap bangga dan apresiasi setiap prestasi yang diraih oleh para siswanya tersebut. Bahkan pihaknya pun sudah menyiapkan rewaed bagi siswa berprestasi mulai dari ucapan selamat hingga pemberian uang kadedeuh dan bagi siswa yang berprestasi di tingkat nasional maka akan disiapkan satu buah unit laptop sebagai reward.
“Reward tentu adayah sebagai bentuk apresiasi dan motivasi bagi siswa untuk berprestasi, rewardnya berbdeda-beda tetapi kalau ada yang juara di tingkat nasional kami berkomitmen untuk memberikan hadiah laptop,” pungkasnya. (wdy)






