RADAR SUKABUMI – Jawa Barat (Jabar) dikenal dengan kekayaan alamnya, karena hampir dipastikan setiap daerah di Jabar, dikelilingi alam pegunungan, hutan, pertanian, perkebunan dan sumber daya air.
Dengan kekayaan alam yang melimpah, maka tak heran jika Jawa Barat, menjadi salah satu provinsi yang paling maju di Indonesia. Kini, di era kepemimpinan Dedi Mulyadi (sebagai Gubernur Jabar), menginginkan pendidikan alam bagi para siswa di Jabar.
KDM (Kang Dedi Mulyadi) -sapaan akrab Gubernur Jabar- menilai, pendidikan alam perlu diprioritaskan di sekolah. Menurut KDM, bahwa alam terbuka dapat menjadi ruang belajar utama bagi siswa-siswi.
“Yang harus diajarin ke anak-anak kita hari ini adalah kembali sekolah itu bukan hanya di ruang kelas yang digunakan, tetapi di ruang alam terbuka pun sebagai dasar pembentukan pendidikan,” ujar KDM dalam pidatonya, kutip laman Pemprov Jabar, pada Jumat (12/12/2025).
Untuk itu, KDM meminta agar satu hari dalam sepekan, siswa tidak belajar di dalam kelas, melainkan di luar kelas. Kegiatan seperti, membersihkan sungai, menanam pohon-pohon hingga belajar memasak.
Hal itu merupakan kegiatan yang dapat dilaksanakan anak-anak (siswa) di alam terbuka. Sehingga, dengan begitu, anak-anak Indonesia mencintai tanah airnya. KDM pun menilai anak-anak masa kini kehilangan keterhubungan dengan alam, karena sejak kecil anak-anak jarang bersentuhan langsung dengan alam/ lingkungan.
“Problem anak-anak kita hari ini apa? Dia tidak mengenal tanahnya. Sejak lahir kakinya tidak pernah menginjak bumi, tidak pernah berlari di pematang sawah, tidak pernah berenang di sungai, dan menghabiskan waktu hanya dengan gawai,” tuturnya.
KDM juga meminta agar kegiatan seperti perkemahan (Pramuka) dihidupkan lagi, termasuk kerja sama dengan TNI-Polri. Pembinaan karakter dapat membentuk kedisiplinan. “Perkemahan- perkemahan harus dihidupkan lagi, TNI dan Polri bisa menjadi pembimbingnya,” pungkasnya. (Ron/Hms)






