“Skema ini adalah salah satu seleksi mandiri untuk mencari calon mahasiswa yang telah terbukti memiliki jiwa kepemimpinan sebagai Ketua OSIS selama di SMA,” katanya.
Arif mengatakan skema ini diharapkan akan menghasilkan calon-calon pemimpin. Baik pemimpin nasional, daerah, perusahaan maupun penggerak masyarakat yang memimpin dengan pendekatan transformatif.
Adapun persyaratan untuk bisa masuk jalur khusus ini, selain pernah menjadi Ketua OSIS (dibuktikan dengan surat keterangan kepala sekolah), lulusan jurusan IPA, nilai rata-rata matematika, fisika, kimia, dan biologi sekurangnya 80. Selain itu, mengajukan lamaran ditujukan kepada Rektor IPB dengan menyertakan biodata dan kegiatan selama menjadi ketua OSIS yang disetujui atau diketahui oleh kepala sekolah.
Syarat berikutnya, calon mahasiswa jalur khusus Ketua OSIS harus membuat sinopsis kontribusi untuk pembangunan Indonesia di masa mendatang. Juga bersedia mendapatkan pelatihan kepemimpinan, kewirausahaan serta pelatihan lainnya.
Lamaran dapat dikirimkan kepada rektor IPB mulai 1 April hingga 1 Juni 2018. Pengumuman hasil seleksi direncanakan 9 Juli 2018. “Saya yang memimpin seleksinya, seleksi dilakukan oleh para wakil rektor dan para dekan,” kata Arif.





