Hujan Disertai Petir, UNBK Hari Pertama Lancar

Ilustrasi UNBK

SUKABUMI – Hari pertama pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Sukabumi, Senin (25/3), sempat diwarnai ketegangan. Cuaca ekstrem sempat melanda dua wilayah Kabupaten Sukabumi, yakni Cicurug dan Kalapanunggal. Meski begitu pelaksanaan UNBK di dua wilayah tersebut tetap berjalan dengan aman.

“Untuk Kabupaten Sukabumi sih kendalanya cuaca, jadi saat tadi di sesi pertama pas mau akhir itu di dua wilayah yaitu Cicurug dan Kalapanunggal terjadi hujan petir,” ungkap Helpdesk Wilayah Kabupaten Sukabumi Kantor Cabang Dinas Pendidikan Wilayah V, Jamjam Nurjaman kepada Radar Sukabumi.

Bacaan Lainnya

Biasanya, lanjut Jamjam, jika ada hujan petir selalu terjadi pemadaman listrik oleh PLN. Tapi beruntung, hal itu tidak dilakukan. Sehingga para peserta UNBK bisa mengerjakan soal Bahasa Indonesia yang diujikan di hari pertama dengan tertib dan lancar.

“Biasanya kalau cuaca seperti itu dilakukan pemadaman, tetapi karena kita sudah berkoordinasi dengan PLN Alhamdulilah tidak dilakukan. Tadi (kemarin,red) juga langsung video call menanyakan ke panitia di sana, katanya untuk pelaksanaan ujiannya berjalan lacar,” terangnya lega.

Menurutnya, UNBK tingkat SMK di wilayah Kabupaten Sukabumi diikuti 12.582 siswa SMK.

“Semua siswa hadir di hari pertama pelaksanaan UNBK ini,” bebernya.

Seperti di Kabupaten Sukabumi, UNBK di tingkat Kota Sukabumi pun berjalan lancar. Di SMKN 1 Kota Sukabumi, misalnya.

Dari pantauan Radar Sukabumi, para peserta melaksanakan ujian dengan tenang. Mereka terlihat serius mengerjakan soal-soal Bahasa Indonesia. Peserta ujian mendapat pengawasan ketat dari tim pengawas, dengan menggunakan sistem silang dari SMK lainnya.

“Alhamdulillah hari pertama kita lancar, dan semua siswa hadir mengikuti ujian,” ujar Wakasek Kurikulum SMKN 1 Kota Sukabumi, Mulyadi.

Tahun ini, pelaksanaan UNBK di SMKN 1 Kota Sukabumi menyediakan enam ruangan lab komputer. Masing-masing ruangan diisi oleh 36 siswa.

“Sarana dan prasarana sudah kita siapkan, termasuk genset dan juga server cadangan untuk mengantisipasi jika terjadi kendala,” ucapnya.

Ia berharap pelaksanaan UNBK yang dilaksanakan selama empat hari tersebut, bisa dilaksanakan dengan lancar tanpa ada kendala. (wdy)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.