PENDIDIKAN

CFP OISCA Hijaukan Bahu Jalan Lingsel Sukabumi

×

CFP OISCA Hijaukan Bahu Jalan Lingsel Sukabumi

Sebarkan artikel ini

SUKABUMI, RADARSUKABUMI.com – Hari Hutan Sedunia yang diperingati setiap 21 Maret, Children’s Forest Programs (CFP) OISCA Indonesia melakukan penanaman bibit pohon di sepanjang bahu Jalan Lingkar Selatan (Lingsel) Sukabumi pada, Sabtu (12/3).

CFP OISCA  juga menggandeng beberapa komunitas penggiat lingkungan dan pelajar, diantaranya YEC SMAN 1 Kota Sukabumi, KIR IPA SMAN 1 Kota Sukabumi,  SMPN 16 Kota Sukabumi, SDN Baros CBM, HIMA IP, RAPLISIA SMK Plus Alfarhan dan Serdadu Sadulur Sukabumi. Kegiatan ini juga dihadiri oleh Sekdis DLH Kota Sukabumi Endah Aruni, Bidang P2KL Donny Firmansyah dan Bidang PSLPM Adeni Denhari.

Bank bjb Tandamata

Koordinator acara Betti Karliati mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan untuk memperingati Hari Hutan se-Dunia. Tercatat ada 300 lebih bibit pohon yang ditanam di sepanjang bahu Jalan Lingsel tersebut yakni pohon janiti, mahoni, gmelina, ketapang, jambu dan kacang arab.

“Pohon yang kita tanam ini jenis pohon hutan dan juga dan produktif, bibit pohon ini juga merupakan sumbangan dari para penggiat komunitas lingungan serta pelajar di Kota Sukabumi,” tutur koordinator acara Betti Karliati kepada Radar Sukabumi.

KOMPAK: Para pelajar di Kota Sukabumi melakukan penanaman pohon di kawasan Jalan Lingkar Selatan Kota Sukabumi, tepatnya di Jalan Cemerlang samping GWK pada Sabtu (12/3/2022).

Perempuan ramah ini berharap, kegiatan tersebut bisa diteruskan menjadi sebuah budaya untuk menghijaukan Sukabumi sehingga bisa memproduksi oksigen lebih banyak, mengurangi polusi, menghijaukan Sukabumi dan beramal lebih banyak lagi.

Tidak hanya itu, Betti yang sehari-hari mengajar di SMAN 1 Sukabumi itu berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan cinta dan peduli di hati anak-anak khususnya para pelajar terhadap hutan dan lingkungan agar terus terpupuk sampai dewasa nanti dan ketika sudah menjadi dewasa nanti  akan semakin peduli dan cinta terhadap lingkungannya.

“Selain itu harapan lainnya bisa bermanfaat dan menjadi sebuah pembiasaan bagi anak-anak khususnya pelajar karena kegiatan penghijauan ini juga salah satunya untuk mengamalkan salah satu hal yang sudah tertera di Al-Qur’an yaitu dimana di dalam kubur nanti ada 3 hal yang dapat menolong kita yang pertama adalah doa dari anak yang saleh, kemudian ilmu yang bermanfaat dan terakhir amal sedekah/jariah,” terangnya.

Menurutnya, menanam pohon merupakan sedekah atau jariah yang tidak akan pernah terputus hingga pohon itu ditebang.

“Semakin besar semakin banyak sedekah yang pohon tersebut berikan semakin besar juga sedekah yang kita berikan sebagai penanamnya.  Mudah-mudahan apa yang sudah kita lakukan akan menjadi amal sedekah/jariah yang tidak akan pernah putus untuk kita semua. Setelah menanam pohon, mari lanjutkan dengan memeliharanya. Go Green,” pungkasnya. (wdy)