PENDIDIKAN

10 Guru Indonesia jadi Astronot

×

10 Guru Indonesia jadi Astronot

Sebarkan artikel ini

“Kami mengundang guru-guru, memberikan untuk diberi pelatihan agar mereka punya cara baru untuk mengajarkan STEM (sains, teknologi, engineering, dan mathematics).

Kalau cara mengajarnya asik, siswa akan mencintai STEM,” kata Roy Kosasih, Presiden Direktur Honeywell Indonesia, dalam press conference Guru HESA, Siap Untuk Indonesia di Jakarta.

Bank bjb Tandamata

Program HESA yang dimulai sejak 2013 ini bertujuan membantu para guru menumbuhkan minat anak didiknya di bidang STEM (sains, teknologi, engineering, matematika).

Terpilih dalam program HESA sungguh pengalaman yang tidak terlupakan.

Kesempatan ini menambah pengetahuan dan pengalaman yang berharga untuk menginspirasi siswa agar tertarik mendalami STEM. Bukan tidak mungkin suatu saat dari Indonesia, bisa muncul astronot,” kata Darum Budiarto, guru SMKN 1 Seram Bagian Timur, Maluku.

Begitu juga Nur Fitriana, guru SD Negeri Deresan Sleman, yang mengaku kagum dan terkesan dengan pelatihan dalam program HESA.