Skateboarding Kota Sukabumi Wanda Akhirnya Tidak Dimainkan, Setelah Diklaim Kabupaten Sukabumi

Atlet pada Cabang Olahraga (Cabor) Skateboard asal Kota Sukabumi
Atlet pada Cabang Olahraga (Cabor) Skateboard asal Kota Sukabumi, Wanda Septiadi Wijaya yang disuruh main untuk Kabupaten Sukabumi

SUKABUMI — Akibat saling klaim, Atlet Cabang Olahraga (Cabor) Skateboard Kota Sukabumi, Wanda Septiadi Wijaya akhirnya tidak dimainkan.

Ya, atlet yang tergabung dalam Merdeka Skateboarding Team (MST) Sukabumi ini menjadi perebutan kedua wilayah serumpun, yakni Kota Sukabumi dan Kabupaten Sukabumi. Sayangnya dalam technical meeting, Wanda dinyatakan dicoret atau tidak bisa bermain untuk membela keduanya.

Bacaan Lainnya

“Saya kasih saran karena, saya juga beserta dewan hakim tidak mengingikan ini, karena kalau bicara itu by data. Data yang tercatat (Wanda) itu dari kabupaten, jadi alangkah bijaksananya wanda itu tidak ikut dulu. Jadi masih ada kesempatan untuk Wanda pada pertandingan-pertandingan lain dan dia memilih kota mana yang dia suka,” ujar salah seorang dewan hakim dari rekaman yang didapatkan Radar Sukabumi dari pengurus KONI Kota Sukabumi.

Sebelumnya, anak asuhan dari Erwin Permana yang juga pengasuh MST Sukabumi ini, diklaim didaftar di Kabupaten Sukabumi. Namun, Kota Sukabumi turut juga mendaftarkan atlet tersebut. Padahal sudah ada pernyataan dari atlet yang bersangkutan terkait keberadaan dirinya, yakni ingin membela Kota Sukabumi diajang Porprov Jabar kali ini.

“Assalamu’alaikum warahmatuh wabarakatuh, perkenalkan saya Wanda atlet skateboard Kota Sukabumi bersama ketua Porserosi Kota Sukabumi dan rekan-rekan pengurus memohon kepada ketua Koni Jabar, ketua Porserosi Jabar, dewan hakim dan pihak terkait untuk membantu saya untuk membela Kota Sukabumi bukan Kabupaten Sukabumi pada nomer skateboard di Porprov Jabar. Karena hingga saat ini hasil dari manager meeting pada Kamis 10 November 2022 belum mendapatkan titik terang untuk kelanjutan saya sebagai atlet dan sesuai komitmen bahwasanya saya dengan tulus tanpa paksaan ingin membela Kota Sukabumi dan bila diarahkan ke Kabupaten, saya dengan rasa hormatĀ  memutuskan untuk tidak main, mohon bantuannya,” terang Wanda dalam video yang diunggah mst_sukabumi.

Bahkan, unggahan tersebut ditag kepada sejumlah akun media sosial milik, gubernur Jabar, Ridwan Kamil, Ketua KONI Jawa Barat, Ahmad Saefudin, Perserosi Jawa Barat dan sejumlah pejabat serta orang yang terlibat. (why/d)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *