Oleh karena itu, pelatih asal Korea Selatan ini harus bekerja ekstra keras untuk membuat serangan timnya lebih efektif. Sebelum pertandingan melawan Filipina, latihan khusus penyelesaian akhir harus dilakukan. Saat berada di depan gawang lawan, para pemain harus tetap tenang dan fokus agar peluang dapat dikonversi menjadi gol.
Komunikasi antarpemain, selain penyelesaian akhir, sangat penting untuk diperbaiki. Selama pertandingan melawan Irak, beberapa pemain salah mendengarkan satu sama lain, yang akhirnya menyebabkan kesalahan fatal.
Misalnya, koordinasi yang buruk di lini belakang mengakibatkan gol kedua Irak. Padahal, pertahanan yang solid sangat penting untuk mempertahankan keunggulan atau mencegah kebobolan.
Untuk memastikan bahwa para pemain berkomunikasi dengan baik di lapangan, Shin Tae-yong harus meningkatkan pemahaman antarpemain agar mereka dapat mengisi posisi dan menerapkan strategi yang telah direncanakan.
Solusi yang harus segera digunakan adalah latihan taktik yang melibatkan komunikasi intensif antarpemain. Ketika ada komunikasi yang baik, koordinasi antarlini dapat berjalan lebih baik dan kesalahan dapat diminimalkan.






