“Ekuador bermain lebih agresif dan lebih tajam dibanding kami. Itu sesuatu yang harus kami pelajari. Kami tidak cukup bermain langsung dan tidak mampu menciptakan banyak peluang,” ujar Undav.
Kekalahan ini menjadi alarm bagi Jerman meski status juara grup tetap berhasil diamankan. Performa Die Mannschaft dinilai menurun setelah unggul cepat, sementara Ekuador tampil disiplin, intens dalam duel, dan efektif memanfaatkan peluang untuk mencatat kemenangan bersejarah atas raksasa Eropa tersebut.(*)






