Arema VS Persib Tetap Digelar Malam Hari

Persib vs Arema imbang di leg pertama babak 16 besar Piala Indonesia. Foto Instagram

RADARSUKABUMI.com – Laga Arema FC melawan Persib Bandung baru digelar pada 30 Juli di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang. Namun, persiapan big match tersebut sudah dilakukan jauh-jauh hari.

Pertandingan yang seharusnya digelar pada 14 Juni itu sarat gengsi. Panpel Arema yang akan jadi tuan rumah ingin menyukseskan laga ini tanpa adanya insiden.

Mereka sudah menjalankan apa yang disarankan pihak keamanan, yakni meminta agar kick-off laga tersebut dimajukan menjadi sore hari agar pengamanan bisa lebih maksimal.

Jika laga digelar malam hari, dikhawatirkan akan sulit mengontrol. Terutama masuknya flare dan benda terlarang lainnya yang selama ini membuat Arema menerima sanksi. “Kami sudah mengajukan perhomohan kepada operator kompetisi (PT Liga Indonesia Baru) untuk memajukan kick-off pertandingan. Tapi balasan sudah kami terima. Isinya, pertandingan tetap digelar sesuai jadwal, malam hari,” kata Ketua Panpel Arema, Abdul Haris.

Operator kompetisi tidak bisa memenuhi permintaan Arema karena itu berkaitan dengan jadwal siaran langsung televisi dan sponsor, sehingga panpel Arema yang harus melakukan penyesuaian.

Kepolisian dan panpel Arema FC berusaha agar tidak terjadi insiden dalam pertandingan tersebut. Saat ini, Singo Edan sudah mendapatkan tiga kali sanksi akibat ulah Aremania. Total, denda yang sudah disetor kepada Komdis PSSI nilainya tidak sedikit, yakni 275 juta rupiah.

General Manager Arema FC, Ruddy Widodo juga berharap panpel dan Aremania menjaga ketertiban di setiap pertandingan. Salah satu cara yang akan digencarkan adalah sosialisasi di dalam stadion. “Ada beberapa stadion yang menempelkan himbauan agar suporter tidak melakukan pelanggaran. Imbauan tersebut ditempel di setiap pintu masuk stadion dan disertai nilai denda yang dijatuhkan komdis jika pelanggaran itu dilakukan,” tegasnya.

Imbauan tertempel tersebut diharapkan bisa membuat suporter yang ingin melakukan pelanggaran berpikir dua kali. Imbasnya langsung diterima oleh manajemen tim. Dampaknya, tentu kepada finansial klub karena denda mencapai ratusan juta rupiah. (net)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan