Babak kedua baru berjalan 5 menit, sundulan Ronaldo sempat membuat jantung suporter PSG berhenti. Beruntung, bola hanya mengarah sedikit di samping tiang gawang.
Namun, akhirnya Ronaldo yang membuat fans PSG terdiam. Menit 51 umpan silang Lucas Vasquez disambut dengan tandukan CR7 yang dipantulkan ke tanah sehingga sulit diantisipasi Areola.
Petaka bagi Les Parisiens semakin besar ketika Marco Verratti mendapat kartu kuning kedua dari wasit. Ironisnya, kartu kuning kedua tersebut didapat Verratti akibat melakukan protes yang berlebih. PSG dipaksa bermain dengan 10 orang dengan kondisi tertingal satu gol.
Meski demikian, setelah bermain dengan 10 pemain, PSG justru mampu mencetak gol penyeimbang. Gol yang berbau keberuntungan ini terjadi ketika sundulan Pastore mengenai kaki Casemiro dan memantul mengenai Cavani. Bola pantulan dari Cavani inilah yang kemudian bergulir ke dalam gawang Navas.
Casemiro membalas kesalahannya dengan mencetak gol penentu pada menit 80. Memanfaatkan bola rebound hasil buangan Rabiot, Casemiro pun merespons dengan sebuah tendangan. Sempat mengenai pemain PSG, bola justru melambung dan tak tergapai oleh Casemiro. Madrid pun menang dengan skor 2-1 sekaligus unggul agregat 5-2 untuk melaju ke babak perempat final.
“Madrid bermain lebih baik. Kami sudah coba lebih banyak menekan, tapi gol pertama membuat kami tertekan balik hingga akhirnya ada kartu merah. Madrid layak melaju ke babak perempat final,” ucap pelatih PSG, Unai Emery di uefa.com.
PSG 1-2 Real Madrid
(Cavani 71′ – Ronaldo 51′, Casemiro 80′)



