SEPAKBOLA

Bakal Ada Tersangka Kelas Kakap

×

Bakal Ada Tersangka Kelas Kakap

Sebarkan artikel ini
UNTUK SEPAK BOLA: Dari kiri, Koordinator SOS Akmal Marhali, redaktur Sportainment Jawa Pos M. Ilham, Ketua BOPI Richard Sam Bera, Ketua Satgas Antimafia Bola Brigjen Pol Hendro Pandowo, dan Wakil Ketua Satgas Brigjen Pol Krishna Murti dalam pertemuan di Jakarta, belum lama ini. IST

Dalam diskusi terbatas yang diinisiasi Mata Najwa, Jawa Pos bersama dengan pegiat sepak bola yang lain juga melakukan sharing informasi terkait laporan yang sudah diturunkan kepada Satgas Antimafia
Bola di Intiland Tower, Jakarta.

Tidak tanggung-tanggung, yang hadir dalam diskusi itu Ketua Satgas Brigjen Pol Hendro Pandowo dan Wakil Ketua Satgas Brigjen Pol Krishna Murti. Selain memaparkan perkembangan kinerja satgas dengan kasus-kasus yang mereka tangani, Hendro dan Krishna berusaha menyerap in formasi terkait skandal sepak bola tanah air.

Bank bjb Tandamata

Termasuk dari Jawa Pos. ’’Kami menyadari satgas tidak bisa sendirian dalam mengatasi kasus-kasus di sepak bola kita. Dibutuhkan kolaborasi,’’ kata Krishna.

Dia menyampaikan, saat ini masyarakat sudah sangat mudah memberikan bantuan untuk memperkaya data kepada satgas. Sudah ada call center atau juga bisa melapor langsung ke posko satgas di Polda Metro Jaya. Terkait perkembang satgas, Hendro menyatakan bahwa dalam waktu dekat ada tersangka baru.

Menurut dia, sosok tersebut lebih kakap ketimbang mantan anggota Exco PSSI Johar Lin Eng dan eks anggota Komdis Dwi Irianto alias Mbah Putih. ’’Tunggu saja. Lebih besar dari itu,’’ katanya. Selain itu, bukan orang perorang yang menjadi target satgas, melainkan sistem nya.

Sementara itu, operator kompetisi PT LIB juga tidak bisa menentukan sanksi atau hukuman yang pantas andai PSS terlibat pengaturan skor. Chief Operating Officer (COO) PT LIB Tigor Shalomboboy menerangkan, bahwa kabar terkait pemanggilan PSS oleh Satgas Antimafia Bola tidak bisa dihubungkan dengan sanksi dari Komdis PSSI.