Grup D memang grup yang paling irit gol dibandingkan dengan lima grup Euro 2024 lainnya. Dua teratas grup ini, yakni Belanda dan Prancis, dibuat pusing oleh mandulnya tim serang mereka.
Jika Prancis kesulitan memancing Kylian Mbappe dalam menciptakan gol, maka Belanda pun berharap Memphis Depay menunjukkan kesuburannya setelah gagal mencetak gol dalam dua pertandingan pertama.
Belanda diunggulkan memenangkan pertandingan ini. Superkomputer Opta menaksir kemungkinan Oranye memenangkan laga ini dengan 43,8 persen, sedangkan Austria memiliki kemungkinan menang 28,2 persen.
Prediksi ini tidak menyimpang dari riwayat pertemuan kedua tim yang sebelum pertandingan di Berlin sudah 20 kali bertemu. Dalam tujuh pertandingan terakhir Austria selalu kalah dari Belanda.
Terakhir kali Belanda dibuat takluk oleh Austria terjadi pada Mei 1990 ketika menyerah 2-3 dalam laga persahabatan di Wina, ibu kota Austria, yang sebenarnya tidak menggambarkan kekuatan Oranye sebenarnya.
Austria memang sedikit lebih produktif dalam urusan mencetak gol. Das Team menciptakan 3 gol, sedangkan Oranye 1 gol. Tapi Belanda lebih baik dalam menjaga gawang, hanya kebobolan satu kali, sedangkan Austria dua kali.(*)
5 Pertemuan terakhir
- 18/06/21 Belanda 2-0 Austria (Euro)
05/06/16 Austria 0-2 Belanda (Friendly)
10/02/11 Belanda 3-1 Austria (Friendly)
27/03/08 Austria 3-4 Belanda (Friendly)
07/09/03 Belanda 3-1 Austria (Kualifikasi Euro).
5 pertandingan terakhir Belanda (K-M-M-M-S)
- 27/03/24 Jerman 2-1 Belanda (Friendly)
07/06/24 Belanda 4-0 Kanada (Friendly)
11/06/24 Belanda 4-0 Islandia (Friendly)
16/06/24 Polandia 1-2 Belanda (Euro)
22/06/24 Belanda 0-0 Prancis (Euro).
5 pertandingan terakhir Austria (M-M-S-K-M)
- 27/03/24 Austria 6-1 Turki (Friendly)
05/06/24 Austria 2-1 Serbia (Friendly)
08/06/24 Swiss 1-1 Austria (Friendly)
18/06/24 Austria 0-1 Prancis (Euro)
21/06/24 Polandia 1-3 Austria (Euro).






