Porda Jabar Jadi Ajang Evaluasi

  • Whatsapp

BOGOR – Pekan Olahraga Daerah (Porda) Provinsi Jawa Barat XIII yang diselenggarakan di Kabupaten Bogor tahun ini menjadi ajang evaluasi pembelajaran dan peningkatan bagi kontingen Kota Sukabumi. Hal itu mengingat, cabang olahraga yang dilombakan pada Porda sekarang ini merupakan terbanyak dalam sejarah Porda tingkat provinsi.

Pantauan Radar Sukabumi, pelaksanaan Porda ini berhasil memikat perhatian publik dan juga semua kontingen masing-masing daerah. Porda yang mengusung moto ‘Mengukir Prestasi di Bumi Tegar dan Beriman’ ini terdiri dari 60 cabang olahraga. Ribuan keping medali emas, perak dan perunggu pun menjadi bahan rebutan semua kontingen.

Bacaan Lainnya

“Kontingen kami hanya bisa mengikuti 26 Cabor saja. Dengan banyaknya Cabor pada Porda tahun ini, akan menjadi bahan evaluasi dan pembelajaran kami untuk meningkatkan Cabor di Kota Sukabumi,” ujar Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (Koni) Kota Sukabumi, Tatang Komara kepada Radar Sukabumi, kemarin(8/10).

Meskipun tidak semua Cabor diikuti dalam Porda tahun ini, namun bagi Tatang dengan mengikuti 26 Cabor ini sudah ada kebanggan tersendiri. Artinya, Kota Sukabumi masih ikut andil dalam perhelatan olahraga ditingkat provinsi.

“Kami akan melakukan koordinasi dengan semua pihak sehingga di Porda mendatang seluruh atlet bisa mengikuti setiap Cabor. Hal ini, harus dilakukan demi meningkatkan kualitas dalam prestasi yang sudah diraih kontigen Kota Sukabumi,” bebernya.

Selain melakukan koordinasi, sambung Tatang, pihaknya juga akan menjalin sinergitas dengan tiga unsur agar berperan aktif dalam memajukan olahraga di Kota Sukabumi. Seperti, peranan masyarakat, Koni dan peranan pemerintah.

“Pemerintah berperan menentukan kebijakan dan peranan masyarakat untuk penjaringan atlet. Sementara Koni, yang merupakan wadah untuk membina para atlet mampu mengukir prestasi. Jadi kedepannya, kita akan sinergikan dari tiga komponen tersebut, sehingga atlet yang belum tersentuh atau Cabor yang belum ada dapat diakomodir.

Terlebih untuk cabang olahraga yang baru. Saya berharap olahraga dapat semakin maju di Kota Sukabumi dan semua atlet dapat masuk berlaga PON di Papua,” paparnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum Bidang Organisasi Koni Kota Sukabumi, Yayan Suryana mengatakan, Koni merupakan sebuah organisasi induk olahraga prestasi. Untuk itu, Koni Kota Sukabumi telah memenuhi Cabor yang telah memenuhi persyaratan untuk dapat berlaga di Porda. Dintaranya, kelengkapan adiministrasi.

“Seperti memiliki SK kepengurusan yang lengkap dan benar. Sebab, Cabor yang akan diakui oleh Koni ini adalah Cabor yang memenuhi persyaratan tersebut,” katanya.

Berdasarkan data yang tercatat di Koni Kota Sukabumi, saat ini Cabor yang sudah memiliki SK terdapat 37 Cabor. Namun, kontigen Kota Sukabumi mengikuti Porda hanya pada 26 Cabor.

“Hal ini, terjadi karena sebelum perlombaan dimulai, kita melakukan babak kualifikasi (BK) dan kriteria khusus yang dapat mengikuti pentas di Porda dan yang kita masukann dari BK ini ada dilima besar,” imbuhnya.

Untuk itu, pihaknya akan menjalin kerjasama dengan pengurus cabang olahraga (Pengcab), sehingga olahraga di Kota Sukabumi dapat berprestasi sesuai dengan harapan.

“Kami sebagai Koni yang merupakan suport sistem akan memotivasi mereka dengan cara mewadahi para atlet untuk dilakukan pembinaan. Sehingga mereka dapat mengukir prestasi gemilang dalam mengharumkan nama baik Kota Sukabumi,” pungkasnya.

 

(Den/d)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *