OLAHRAGAPERSIBSEPAKBOLA

Persija Jakarta 1 vs 1 Persib Bandung

×

Persija Jakarta 1 vs 1 Persib Bandung

Sebarkan artikel ini
Artur Sang Penyelamat

JAKARTA, RADARSUKABUMI.com – Tujuh kartu kuning dan satu kartu merah. Banyaknya kartu yang keluar dari kantong wasit menunjukkan betapa panasnya duel klasik Persija Jakarta melawan Persib Bandung kemarin. Tak hanya pemain di lapangan. Mereka yang duduk di bangku cadangan pun tak luput dari kartu kuning. Masing-masing untuk bek Persib Indra Mustafa. Indra menerima kartu kuning pada menit ke-37 karena dianggap melontarkan komentar yang tidak terpuji. Di kubu Persija, Direktur Teknik Eduardo Perez juga diganjar kartu kuning beberapa menit sebelum laga usai.
Puncak ketegangan laga di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta itu terjadi pada menit ke-78. Tepatnya saat Novri Setiawan diganjar kartu merah pada menit ke-78. Gelandang Persija itu diusir karena menendang bola ke arah Ezechiel Ndouassel. Padahal, wasit Fariq Hitaba sudah meniupkan peluit bahwa bola out untuk Persib.
Kartu merah untuk Novri inilah yang mengubah skenario permainan. Persija yang awalnya menekan dan sempat unggul lewat sundulan Marko Simic (75′), balik dipaksa bertahan. Maung Bandung-julukan Persib pun akhirnya berhasil memaksakan skor imbang 1-1 di masa injury time. Artur Gevorkyan sukses menaklukkan kiper Shahar Ginanjar setelah memanfaatkan kemelut di depan gawang Persija.
Hasil ini mengulang pertemuan lima tahun silam. Tepatnya 10 Agustus 2014 ketika Persib kali terakhir bermain di SUGBK. Saat itu, Persib berhasil menahan imbang Persija tanpa gol.
Pelatih Persib Robert Rene Alberts sedikit kecewa dengan hasil seri yang diraih timnya. Sebab, Persib sebetulnya punya kesempatan untuk menang saat mereka unggul jumlah pemain sejak menit ke-78. Harusnya, menurut Alberts, Persib bisa menang dengan mencetak dua gol. ’’Saya kecewa tidak dapat tiga poin, tapi ya tidak masalah, satu poin cukup baik. Selamat untuk pemain saya,’’ kata Alberts.
Alberts juga tidak ingin mengomentari terkait gol Simic yang sempat diprotes pemainnya. Baginya, keputusan ada di tangan wasit. ’’Jujur saya tidak tahu dan tidak bisa berkomentar banyak. Kalau wasit memutuskan seperti itu, mau apa?,’’ ucapnya.
Dari hasil seri kemarin, mantan pelatih PSM Makassar itu menegaskan timnya sudah jauh lebih baik ketimbang hasil di dua laga sebelumnya. Yakni saat kalah dari Bhayangkara FC (30/6) dan Persebaya Surabaya (5/7). ’’Akan ada banyak perubahan di pertandingan selanjutnya, saya yakin dari apa yang sudah dicapai, Persib akan lebih baik,’’ tegasnya.
Hal senada disampaikan sang kapten Supardi Nasir. Dia mengatakan apa yang didapat ketika melawan Persija sangatlah berharga. ”Hasil ini akan memotivasi kami untuk lebih baik di laga selanjutnya,’’ ungkap Supardi.
Pelatih Persija Julio Banuelos juga tak terlalu kecewa meski anak asuhnya gagal mempertahankan keunggulan. Dia puas dengan apa yang ditampilkan oleh anak asuhnya. ’’Babak pertama kami punya peluang enam sampai tujuh, di babak kedua kecolongan gol. anak-anak sudah bermain maksimal, saya senang,’’ tutur Banuelos.
Dia juga tak menyalahkan kartu merah yang diterima Novri, sehingga membuat skenario permainan Persija harus berubah. Dia melihat apa yang dilakukan wasit Fariq Hitaba cukup tepat. ’’Saya berharap kejadian tadi tidak terulang lagi. bisa dievaluasi lagi,’’ harapnya. (rid/bas)