Warga di Asrama Polri Ketakutan, Wartawan Mengalami Intimidasi

RADARSUKABUMI.com – CIRACAS – Perusakan Mapolsek Ciracas yang dilakukan masa yang diduga oknum TNI membuat warga sekitar dan pengendara yang melintas ketakutan. Awak media yang sedang melakukan peliputan juga menjadi korbannya.

Tidak hanya itu warga yang tinggal samping dan di belakang Polsek Ciracas mengalami ketakutan tersendiri saat aksi perusakan terjadi. Selain itu keluarga dari terduga pelaku pengeroyokan anggota TNI tersebut. Juga mendapatkan intimidasi dari sekelompok orang yang melakukan perusakan terhadap rumah sekaligus warung.

Bacaan Lainnya

Menurut pengakuan W warga yang enggan disebut namanya menjelaskan dirinya mendengar suara seperti ledakan dari rumahnya yang berjarak 100 meter dari Polsek Ciracas. ’’Ya rumah saya tidak jauh dan mendengar bunyi dar dor dar dor kaya bunyi letusan senjata api gitu jam 23:45 malam,’’ katanya.

Namun sebelum bunyi tersebut dirinya mendengar keributan di sekitaran rumahnya bunyi langkah orang banyak yang berterikak jangan keluar jangan merekam. Makanya, W sedikit takut dan mencoba mengintip dari balik jendela rumahnya.

Didapati segerombolan laki-laki berbadan tegap berambut cepak, sambil membawa balok kayu. ’’Sebelum bunyi kaya tembakan banyak orang yang teriak-terika sambil bawa balok kayu jumlahnya banyak,’’ ungkapnya.
W juga melihat api dari Polsek Ciracas setelah bunyi seperti tembakan tersebut.

Dirinya mencoba menyelamatkan diri dengan berkumpul dengan warga lain di Masjid Jami Annur yang terletak di belakang Polsek Ciracas.
Tidak hanya warga sekitar beberapa awak media yang sedang melakukan tugas peliputan aksi pengerusakan juga menjadi korban. Tidak hanya mengalami keilangan harta benda, ada salah satu awak media yang mendapatkan penganiayaan dari masa.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.