Warga di Asrama Polri Ketakutan, Wartawan Mengalami Intimidasi

Salah satu wartawan media online, berinisial R mengalami intimidasi dari masa yang diduga oknum TNI. R mengalami intimidasi dan mendapatkan luka pada pelipis sebelah kanan dan terpaksa harus mendapatkan perawatan. ’’Ya saya dikira anggota ditanya KTA saya bilang tidak punya akhirnya saya dipukul kena pelipis saya dan harus mendapatkan empat jahita,’’ ungkapnya.

Tidak hanya itu E kontributor televisi swasta juga harus kehilangan perlengkapan peliputannya seperti laptop dan kamera yang disimpan didalam tas. Menurut penuturannya tasnya ditinggal saat hendak melakukan evakuasi dan pengejaran dari masa yang meringsek masuk ke lapangan Polsek.

Bacaan Lainnya

Selanjutnya rumah dari salah satu terduga pelaku pengeroyokan yang berada di Gang Bain, Ciracas, Jakarta Timur juga menjadi sasaran amukan puluhan orang tidak dikenal pada selasa (11/12) malam. ’’Ya ada sekitar 20 orang yang datang dan tiba-tiba merusak rumah dan warung saya,’’ ucap Holuan Hutapea, pemilik rumah sekaligus warung tersebut.

Puluhan orang tidak dikenal tersebut yang melakukan pengerusakan terhadap rumah dan warungnya untuk mencari anaknya yang juga bekerja sebagai juru parkir di pertokoan Arundina, Cibubur, Ciracas, Jakarta Timur. Saat tiba dirinya tidak diperbolehkan keluar dan dipaksa masuk.

Holuan menambahkan bahwa anaknya juga belum pulang hingga hari rabu (12/12) setelah kejadian tersebut. ’’Anak saya juga belum pulang samai sekarang dan masih dicari oleh keluarga,’’ ungkapnya. Dirinya juga berharap ada pihak yang bisa bertanggung jawab atas pengerusakan yang terjadi pada rumah dan warungnya tersebut.

(wib)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *