“Pemerintah melakukan pengetatan-pengetatan, termasuk juga pengetesan yang masif dan tracing supaya jangan sampai yang terkena COVID-19, yang positif, itu dia berkeliaran kemana-mana dan tidak terisolasi,” ujarnya menegaskan.
Wapres mengajak para ulama dan para tokoh agama Islam untuk bersama-sama dengan Pemerintah dalam menangani pandemi COVID-19, salah satunya dengan mendukung pelaksanaan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat di Jawa-Bali.
“Saya ingin mengajak sahabat-sahabat semua, para kiai, para ulama, para habib untuk bersama-sama dengan Pemerintah menanggulangi bahaya COVID-19 yang demikian besar dan dahsyat,” ujarnya.






