“Sekarang ini Kertajati dengan panjang kurang lebih 3.000 meter dan dibuktikan bahwa pesawat kargo Antonov bisa mendarat di sana,” katanya.
Menhub merujuk pada keberhasilan pendaratan perdana pesawat Antonov AN124-100 mendarat di Bandara Kertajati pada Rabu (22/3) kemarin.
Atas keberhasilan itu, Menhub mengaku mendapat instruksi dari Presiden Jokowi untuk secara konsisten memikirkan efektivitas Bandara Kertajati dalam mengurangi kepadatan lalu lintas di Bandara Internasional Soekarno-Hatta.
Menurut Menhub efektivitas Bandara Kertajati bisa menjadi pintu bagi penerbangan ke luar negeri, termasuk kebutuhan angkutan barang serta pintu penerbangan ibadah umroh dan haji.(*)






