Korban lalu mengatakan kepada petugas jaga akan membawa RY selama 15 menit. RY lantas diantar ke rumahnya. Sekitar pukul 04.00 Wita, RPY (adik RY) yang saat itu berada di dalam kamar mendengar suara adu mulut di ruang tamu. Ternyata berasal dari suara korban dan pelaku. AKBP Beni bahkan menampar RY. Saat itu RY sempat meminta ampun.
”Pak Beni, ampun! Ampun, Komandan!” ujar Wahyu menirukan keterangan saksi.
Namun, RY ternyata melawan. Setelah meminta ampun, dia langsung merebut dan membanting handphone milik AKBP Beni. Saat itu RPY melihat RY menodongkan senjata api rakitan. Tak lama kemudian, AKBP Beni ditembak satu kali.




