Temui Jokowi, Ini Obrolan Anies Baswedan di Istana

Anies ucapkan selamat sekaligus
Anies ucapkan selamat sekaligus mohon maaf tidak bisa hadir langsung di acara Partai Demokrat. -Intan Afrida Rafni-

JAKARTA — Mantan Gubernur DKI Jakarta ungkapkan obrolannya saat bertemu Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Negara. Ternyata pertemuannya dengan Presiden Jokowi membahas terkait tugas-tugas yang sudah dilakukan Anies Baswedan selama menjadi Gubernur DKI Jakarta.

Dalam momen tersebut Anies juga menyampaikan rasa terima kasih telah mendukung dalam memimpin DKI Jakarta. “Intinya saya melaporkan tugas di Jakarta telah selesai dan Alhamdulillah. Saya juga berterima kasih atas support dan bimbingan beliau sebagai presiden kepada gubernur,” katanya di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Minggu, 23 Oktober 2022.

Bacaan Lainnya

Selain itu, dirinya juga melaporkan program-program kerja di Jakarta yang berjalan dengan baik selama 5 tahun terakhir. Tidak hanya itu, Anies juga menyampaikan bahwa dirinya telah bertemu dengan Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono sebelum pelantikan.

“Itulah yang kami laporkan dan saya sampaikan juga sudah berbicara dengan Pj Gubernur dan menyampaikan kepada Pj apa-apa saja yang bisa kami support, yang bisa kami dukung. Itu aja inti pembicaraannya,” terangnya.

Anies juga menilai pertemuannya dengan Jokowi sebagai bagian dari menjaga etika. Anies selaku Gubernur DKI mesti melaporkan hasil kerjanya selama 5 tahun kepada atasannya, dalam hal ini Presiden RI.

“Pamitan karena saya lihat ini adalah adab, ini adalah etika apabila kita udah selesai maka kita melaporkan kepada yang menjadi atasan dan atasannya gubernur dalam konteks pemerintahan ada pemerintah pusat yang dipimpin oleh Pak Presiden,” tegasnya.

“Apalagi saya bertugas di ibu kota, bahkan ibu kota ini ada tamu negara pun gubernur ikut menjemput, karena itu otomatis bagian dari ibu kota. Jadi saya menjaga etika, saya menjaga adab ketika selesai, melaporkan,” tambahnya.

Perlu diketahui, Anies Baswedan dan Ahmad Riza Patria baru saja mengakhiri masa jabatannya sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta pada Minggu, 16 Oktober 2022.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muhammad Tito Karnavian saat membacakan Keputusan Presiden (Kepres) nomor 100/P/2022. Selain itu, Tito juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Anies dan Riza karena selama 5 tahun sudah mampu mengurus Jakarta.

Menurutnya, sebagai pejabat yang mempunyai pengalaman dalam mengurus kota Jakarta, Tito merasa Jakarta bukanlah kota yang mudah untuk dipimpin mengingat Jakarta memiliki permasalah yang kompleks.

“Saya mengucapkan terima kasih banyak kepada bapak Anies dan bapak Riza, terutama bapak Anies yang selama 5 tahun menjabat di Jakarta,” ucap Tito di Kantor Kemendagri, Jakarta Pusat, Senin, 17 Oktober 2022.

“Saya kira, saya pernah lama dinas di Jakarta termasuk di Kapolda Metro Jaya, tidak ringan permasalah di Jakarta, sangat-sangat kompleks sekali, tapi bapak Alhamdulilan bisa menyelesaikannya insyaallah dalam keadaan husnulkotimah,” lanjutnya.

Tidak hanya itu, ia pun juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Riza yang sudah bersedia mengabdikan dirinya untuk menggantikan posisi yang sempat diduduki oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno.

“Demikian juga bapak Riza sebagai pengganti bapak Sandiaga Uno, terimakasih banyak atas dedikasi bapak kepada maysarakat, bangsa, dan negara,” ujar Tito.

“Saya selaku mewakili pemerintah pusat memberikan aprsesiasi yang tinggi kepada bapak-bapak berdua dan insyaallah semua akan dapat jalani dan dapat pahala berlimpah dari Allah SWT,” tandasnya. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *