NASIONAL

Sakit Hati , Zikria Hina Walikota Risma, Gegara Anies Baswedan Dibully

RADARSUKABUMI.com – Warga Katulampa Bogor Timur Kota Bogor, Zikria (44) menghina Walikota Surabaya Tri Rismaharini karena sakit hati Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dibully ‘cebong’.

“Motifnya pelaku sakit hati karena Anies (Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan) sering di-bully,” ujar Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Sudamiran saat jumpa pers, Senin (3/1/2020).

Sudamiran mengatakan meski bukan warga DKI Jakarta, Zikria mengaku sakit hati karena di media sosial Anies sering dibully soal banjir.

Untuk itu, ia melampiaskan dengan membalasnya juga di media sosial.

Pelaku sendiri tercatat sebagai warga Kota Bogor, bukan Jakarta. Namun pelaku hanya bersimpati saja kepada Anies Baswedan.

“Dari Bogor, sakit hatinya karena (Anies) sering dibully banjir,” terang Sudamiran.

Saat ditampilkan di Polrestabes Surabaya, Zikria meminta dimaafkan oleh Risma.

Dalam pengakuannya, ia mengaku menyesal dan tidak punya niat untuk menghina Walikota Risma.

“Saya selaku Zikria sangat menyesali apa yang telah saya lakukan. Karena pada dasarnya saya tidak punya niat untuk menghina Bunda Risma,” kata Zikria saat dihadirkan di Polrestabes Surabaya, Senin(3/1/2020).

Sambil terus meratap, Zikria menyebut dunia maya lah yang membuat ia terpicu memposting hinaan itu.

Ia sendiri ingin membuktikan bahwa ia bukan seperti yang dipikirkan oleh masyarakat Surabaya saat ini.

“Hanya karena dunia maya lah yang membuat saya terpicu. Tapi saya berusaha menunjukkan siapa diri saya. Saya tidak seperti apa yang masyarakat Surabaya pikirkan,” tandas Zikria.

Zikria ditangkap pada Jumat (31/1) malam karena laporan penghinaan terhadap Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini.

Zikria memposting dua unggahan yang bernada menghina Risma dalam facebook dengan akun Zikria Dzatil.

Zikria diamankan di rumahnya di Perumahan Mutiara Bogor Raya, Kelurahan Katulampa, Bogor Timur, Kota Bogor.

(ral/int/pojokjabar)

Tags
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button