Menurutnya, cultural capital merupakan hal yang sangat penting. Hanya bangsa yang beradab yang menghargai budayanya sendiri.
BACA JUGA :Sosok Mbah Jambrong Jampang Surade, Dukun Sakti Sukabumi yang Miliki Uang Palsu Rp1,5 Milyar
“Korea dan Amerika Serikat sudah lama berbudaya dan beradab. Kita masih sibuk mural,” sindirnya pada aksi aparat yang tengah gencar menghapus mural-mural bernada kritis.






